Beranda Olah Raga TIM Petronas Sempat Ragukan Valentino Rossi Bisa Kompetitif

TIM Petronas Sempat Ragukan Valentino Rossi Bisa Kompetitif

16
TIM Petronas Sempat Ragukan Valentino Rossi Bisa Kompetitif | Photo : Ist/Net/Red

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Nama Valentino Rossi tidak asing di dunia balap kelas premier Motogp, bahkan Rossi masuk jajaran pembalap legenda. Selama Tahun 2019 Rossi tidak mampu menyaingi pembalap muda dan merebut posisi podium.

Setahun balapan di motogp pada 2019 Rossi minim catatan podium, hingga muncul prediksi tim satelit bahwa Rossi tidak akan bisa bersaing pada balapan kedua dimasa pandemi.

Tapi menjadi kontradiktif ketika sang pembalap berhasil naik podium di putaran kedua. Pada akhirnya membuat mereka semakin yakin bahwa The Doctor adalah pilihan terbaik.

Lagi pula kebersamaan mereka mungkin tinggal tunggu momentum saja. Kesepakatan itu bahkan diduga sudah terjalin sebelum musim berjalan. Ditambah lagi terucap dari mulut Rossi yang mengatakan, probabilitasnya 99% membela tim satelit Yamaha. Hanya saja saat itu masih ada pembahasan mendalam yang kemungkinan berkaitan dengan struktur tim.

Namun, hampir saja 1% persen itu menggagalkan upaya Rossi untuk membalap bersama mereka. Pasalnya, pihak tim sempat khawatir dengan performa sang pembalap di seri perdana.

Kecepatannya di Sirkuit Jerez (Spanyol) saat itu tidaklah spesial. Dari latihan bebas pertama dan kedua misalnya, catatan lap time Rossi berada di luar 10 besar.

Saat memulai balapan pun, ia hanya berdiri dari starting grid ke-11. Tak sampai di situ, rider 41 tahun gagal menuntaskan balapan karena masalah teknis. Dan, memaksanya hanya menjalani balapan sebanyak 7 lap saja.

“Jujur saya ragu setelah balapan pertama itu. Dalam hati saya berkata bahwa The Doctor akan kembali,” kata Razali kepada Autosport.

Pengharapannya pun lantas berbuah nyata saat Rossi melakoni lagi balapan di tempat serupa. Pemilik nomor 46 menunjukkan aksi terbaik dengan menghuni podium ketiga Grand Prix Andalusia. Bukan cuma itu, Rossi bahkan bersaing sengit dengan rekan setimnya di tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.

“Dia melakukannya dan saya terkesan. Bahkan dilakukan dalam kondisi yang ekstrem. Itu membuat segalanya lebih mudah,” sahutnya. Dituturkan Razali, pencapaian ini memudahkannya untuk meyakinkan pemegang saham SRT agar tetap memilih rider gaek Italia itu.

Tinggalkan Balasan