Beranda Ekonomi & Bisnis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dengan Efektifitas Penerapan FTZ dan KEK di Kepri, Ini...

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dengan Efektifitas Penerapan FTZ dan KEK di Kepri, Ini Penjelasan Ansar Ahmad

31
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dengan Efektifitas Penerapan FTZ dan KEK di Kepri, Ini Penjelasan Ansar Ahmad | Photo : Putra Piasaulu/Red/Batam

DETIKEPRI.COM, KEPRI – Menyikapi tentang penerapan Free Trade Zone (FTZ) serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diterapkan di Provinsi Kepulauan Riau, sudah menjadi langkah kehidupan dalam pembangunan Kepri guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang maksimal.

FTZ dan KEK sangat baik untuk Kepri asal penerapan dan juga pelaksanaannya sesuai dan mengikutikan aturan-aturan yang telah diterapkan dalam dua program ini.

Serta mengoptimalisasikan FTZ dan KEK sehingga pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri yang menjadi wajah terdepan bagi Indonesia.

BACA JUGA :  Mendorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Kepri, ini Penjelasan Ansar Ahmad

Menyikapi hal ini Tokoh dan sekaligus Calon Gubernur Kepri pada pemilukada 2020 memberikan tanggapan dan penjelasannya terkait FTZ dan KEK, berikut penjelasan Ansar Ahmad.

Kalau kita bicara masalah Kawasan Ekonomi Khusus dan Free Trade Zone kita telah mendapat fasilitas besar dari pemerintah pusat.

Batam yang sudah ditetapkan sebagai kawasan Free Trade Zone menyeluruh, Bintan, Karimun dan termasuk Kota Tanjungpinang masih include.

Dan wilayah itu masih terbatas diwilayah yang sifatnya daratan, wilayah lautnya tidak termasuk FTZ, maka kita menyambut baik dalam waktu tak terlalu lama lagi pemerintah pusat akan meng-FTZ kan tiga kawasan ini.

BACA JUGA :  Mendorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Kepri, ini Penjelasan Ansar Ahmad

Dan itu satu hal yang harus segera dilakukan karena sulit kita untuk menjamin fasilitas insentif yang sama di tiga kawasan ini.

Kan aneh jika BP Kawasan Batam melayani kewajiban untuk investasi PMDM ataupun PMA berbeda dengan kawasan FTZ di Bintan, Karimun dan Tanjungpinang seharusnyakan sama.

Dan lalu bagaimana kalau in-club itu ketika investor menggunakan kawasan yang berbatasan mungkin sebagian fasilitas dan birokrasi serta perizinan berbeda disisi lain berbeda-beda, saya pikir itu satu kekuatan besar kedepan untuk kita mendorong investasi di Kepri ini.

BACA JUGA :  Mendorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Kepri, ini Penjelasan Ansar Ahmad

Selain itu kita tularkan di kabupaten yang lain, sebenarnya yang potensi ekonomi dan investasinya cukup besar karena dari waktu kewaktu infrastruktur di masing-masing wilayah itu sudah cukup baik seperti Natuna, Anambas, Lingga itu akan kita dorong kedepan.

Maka peluang-peluang yang bisa kita rebut dari luar karena fluktuasi ekonomi, fluktuasi politik harus kita manfaatkan seperti contoh yang namanya trade war itu.

Tinggalkan Balasan