Beranda Daerah Irjen Pol Heru Winarko Yang Terpilih Menggantikan Budi Waseso

Irjen Pol Heru Winarko Yang Terpilih Menggantikan Budi Waseso

804
0
BERBAGI
Irjen Pol Heru Winarko (kiri) ditunjuk jadi Kepala Badan Narkotika Nasional. Sebelumnya ia menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. (ANTARA FOTO/Alfian Prayudi)

DETIKEPRI.COM, NASIONAL – Akhirnya terjawab teka teki siapa penganti kepala BNN Budi Waseso, Irjen Pol. Heru Winarko yang menempati jabatan sebagai kepala Badan Narkotika Nasional.

Seperti yang kami lansir dari laman cnnindonesia.com Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis (1/3), dijadwalkan melantik Inspektur Jenderal Heru Winarko sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen (pol) Budi Waseso yang telah memasuki masa pensiun.

Heru akan melepas jabatan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia mengalahkan sejumlah kandidat kepala BNN yang namanya sempat mencuat di media massa.

BACA JUGA :  Ada 27 Merek Makarel Temuan BPOM Mengandung Cacing Parasit

Berdasarkan informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusulkan dua nama lain sebagai calon Kepala BNN, yakni Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Ari Dono Sukmanto dan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari.

Heru adalah lulusan Akademi Kepilisian 1985 yang malang melintang di sejumlah jabatan reserse. Pria yang memiliki kemampuan memainkan alat musik drum ini pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim, dan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim.

BACA JUGA :  Terindikasi Mengandung Cacing, BPOM Kepri Tarik Tiga Merek Produk Ikan Dalam Kaleng

Dia juga pernah menjabat sebagai Asisten Deputi IV Keamanan Nasional Kemenko Polhukam, Kapolda Lampung, serta Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Menko Polhukam.

Berdasarkan data jabatan tersebut, Heru sebenarnya tidak memenuhi syarat calon Kepala BNN sebagaimana diatur dalam Pasal 69 huruf e Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Beleid pasal itu berbunyi, “Berpengalaman paling singkat lima tahun dalam penegakan hukum dan paling singkat dua tahun dalam pemberantasan narkotik”.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendukung langkah Jokowi memilih Heru sebagai calon Kepala BNN. Heru dianggap sebagai sosok yang berintegritas, bersih, dan berani.

BACA JUGA :  Stadion Senilai Rp 300 Miliar Bakal di Bangun Tahun ini

Menurutnya, hal itu terbukti karena Heru menduduki salah satu jabatan penting di lembaga anti-rasuah hingga saat ini.

“Heru telah lolos seleksi menjadi Deputi Penindakan KPK, artinya secara profile asesment tidak perlu diragukan lagi integritasnya, bersih dan berani. Profil asesment masuk KPK sangat ketat dan terukur, sehingga bagi yang lolos dapat dipastikan integritasnya,” kata Boyamin, Kamis (1/3).

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here