Beranda Berita Daerah Terbukti Tanah Pusaka Tinggi, Hakim Bebaskan Warga Malalo dari Dakwaan Pidana

Terbukti Tanah Pusaka Tinggi, Hakim Bebaskan Warga Malalo dari Dakwaan Pidana

20
0
Terbukti Tanah Pusaka Tinggi, Hakim Bebaskan Warga Malalo dari Dakwaan Pidana | Foto : Malalo

DETIKEPRI.COM, PADANGPANJANG – Hakim Sartika Dewi Hapsari, S.H, memvonis bebas Farida dan keluarganya dari laporan penyerobotan tanah seperti yang dilaporkan oleh investor kawasan wisata Siti Noerjannah. Farida, warga Padanglaweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dilaporkan ke polisi atas tuduhan menyerobot tanah dan membuat rumah di atas tanahnya sendiri.

Dalam sidang yang digelar di Polres Padangpanjang pada 4 dan 5 Februari 2021, hakim tunggal yang dipimpin oleh Sartika Dewi Hapsari, S.H., memutuskan Farida, suaminya Abidin dan anaknya Syahrul belum dapat dinyatakan melakukan perbuatan pidana penyerobotan tanah.

Farida dan keluarganya mengaku bahwa tanah yang dikelolanya adalah tanah pusaka tinggi kaumnya yang secara turun temurun sudah mengelola tanah tersebut sebagai sawah.

Terbukti Tanah Pusaka Tinggi, Hakim Bebaskan Warga Malalo dari Dakwaan Pidana | Foto : Malalo

Mereka membangun rumah di atas sawah itu karena rumah mereka hancur akibat banjir bandang (galodo). Namun, mereka diusir dan dilaporkan ke polisi oleh orang-orang yang mengaku perwakilan investor.

Pihak nagari tetangga mengklaim kawasan itu sebagai milik mereka dan membuat sertifikat tanpa sepengetahuan Farida dan pemerintahan Nagari Padanglaweh Malalo. Kemudian, tanah yang sudah disertifikatkan itu dijual ke investor dari Jakarta.

Dalam sidang yang digelar selama dua hari, pihak Farida melalui kuasa hukumnya, H Muharnis SH, Khairul Nuzli SH, Andrian SH, Erinaldi SH berhasil menampilkan saksi-saksi yang menguatkan soal sejarah awal kepemilikan tanah ulayat kaum kliennya yang berasal dari pusaka tinggi kaum Datuak Kabasaran Nan Itam sekaligus bukti bukti kepemilikan dari kliennya.

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda