Beranda Ekonomi & Bisnis Bahayanya Bencana Taper Tantrum Pada 2022

Bahayanya Bencana Taper Tantrum Pada 2022

302
0

DETIKEPRI.COM, EKBIS РPada tahun 2022 mendatang diprediksi para pakar ekonomi akan mengalami bencana yang dinamakan Taper Tantrum, yaitu kenaikan suku bunga Bank Central dunia.

Kenaikan suku bunga ini dapat mengakibatkan masalah besar bagi negara yang berkembang atau akan berkembang.

Perekonomian Indonesia diprediksi akan mengalami gelombang ancaman tahun depan. Salah satunya, fenomena taper tantrum yang dikhawatirkan terjadi seiring dengan rencana pengetatan kebijakan bank sentral.

Untuk saat ini, bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed) memang masih menahan suku bunga. Namun, sepertinya kenaikan Federal Funds Rat bisa terjadi lebih cepat dari perkiraan semula.

Mulanya, para peserta rapat Komite Pengambil Kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) condong dengan perkiraan suku bunga acuan naik pada 2023 mendatang.

Namun dalam proyeksi terbaru yang tercermin dari dotplot, semakin banyak anggota FOMC yang memperkirakan suku bunga acuan bisa naik tahun depan. Pelaku pasar, pun demikian.

Mengutip CME FedWatch, probabilitas suku bunga acuan naik 25 basis poin (bps) menjadi 0,25 – 0,5% pada Desember 2021 adalah 8,31%, naik dibandingkan posisi kemarin, seminggu lalu, dan sebulan lalu.

Memang, suku bunga akan naik ketika dihadapkan dengan ekspektasi inflasi yang meninggi. Laju inflasi yang terakselerasi menandakan ‘harga’ uang turun karena terlalu banyak yang beredar di masyarakat.

Jadi, suku bunga perlu dinaikkan untuk menyedot uang yang terlalu banyak. Saat suku bunga naik, maka masyarakat akan tergiur untuk menyimpan uang di lembaga keuangan sehingga peredarannya di perekonomian bisa dikurangi.

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda