Beranda Berita Daerah PT Ganesha Bangun Riau Sarana Kerjakan SP ll Timbulkan Persoalan di Anambas

PT Ganesha Bangun Riau Sarana Kerjakan SP ll Timbulkan Persoalan di Anambas

235
0

Lanjut, Dedi mengutarakan dia sangat mendukung pembangunan untuk kebutuhan masyarakat. Tapi dengan tegas dirinya juga tidak menginginkan jika lingkungan dan sumber daya alam yang tersedia dirusak untuk pembangunan yang tanpa mengikuti peraturan yang berlaku.

Senada datang dari Wan Rendra Virgiawan ketua Solidaritas Rakyat Anambas (SRA). “Perusahaan tersebut jelas terbukti melanggar AMDAL atau UKL-UPL yang sudah disusun dalam dukumen perencaan, karena tidak mungkin SOP dan AMDAL atau UKL-UPL memperbolehkan pekerjaan menggunakan Beko/ Excavator diatas terumbu karang,” tambahdia.

Selain itu, WAN Rendra juga akan berkoordinasi dengan HNSI. “Dalam kasus ini sudah terjadi kerusakan terumbu karang. Perlu dilakukan Audit lingkungan, nanti kami akan koordinasi bersama HNSI untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.

Tambah komunitas tujuh bersaudara yangmana diketahui selaku pengurus inti PALAB {Pencinta Alam Laut Anambas Bahari. Minta kepada pihak PT. Ganesha Bangun Riau Sarana bertanggung jawab terhadap kerusakan karang yang secara sengaja yang mana kita ketahui bersama bahwa terumbukarang adalah bagian kekaya alam yang dilindungi oleh uandang republik indonesi bahkan internasional.

Saat didatangi perwakilan HNSI dan komunitas tujug bersaudara yang dibentuk oleh balai konserfasi pekanbaru. Spardi Lapiza selaku General Superintendent Ganesha Bangun Riau Sarana berdalih bahwa kegiatan menurunkan eksavator di atas terumbu karang sudah sesuai dengan SOP pekerjaan.

“Kami mengikuti AMDAL dan kami sudah berkoordinasi dengan PU terkait hal itu. Lokasi pekerjaan ada toleransi yang diperbolehkan untuk dirusak 10 meter ke kanan dan ke kiri,” sebut dia.

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda