Beranda Berita Daerah Perusakan Lingkungan Hidup Bisa di Kenakan Pidana

Perusakan Lingkungan Hidup Bisa di Kenakan Pidana

153
0
Excavator Mengeruk Trumbukarang Di Tepi Pantai Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, (Foto Rohadi)

DETIKEPRI.COM, ANAMBAS – Banyak pelaku usaha atau perusahaan yang mengabaikan nilai-nilai mutu dari lingkungan hidup yang berakibat pada perusakan dan perubahan secara total pada lingkungan hidup jelas telah melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009.

Perusakan yang dimaksud seperti yang diterakan pada Pasal 1 Ayat 16 yang berbunyi “Perusakan lingkungan hidup adalah tindakan orang yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup sehingga melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup.”

Dengan demikian bagi badan usaha atau perusahaan yang telah melanggaran dari ketentuan dan perundang-undangan harus mendapat sanksi yang patut sesuai diamanahkan dalam Undang-Undangan Dasar 1945.

Yang telah di atur pada pasal 1 Ayat 16 pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dampak dari perusakan dapat berkibat langsung kepada masyrakarat yang berada di sekitar tempat atau daerah yang menjadi objek perusakan itu sendiri.

Sehingga dipandang penting bagi setiap perusahaan untuk mempertimbangkan kerusakan lingkungan dan juga dampak yang ditimbulkan.

Sehingga kesinambungan dan juga menjaga lingkungan hidup untuk keberlangsungan hajat hidup orang banyak harus menjadi pertimbangan penting dalam hal ini.

Oleh sebab itu AMDAL sangat diperlukan untuk mendapat izin dari pemerintah dengan kajian dan uji kelayakan sebab dan akibat yang dapat ditimbulkan oleh perusahaan atau badan usaha yang mengelola usaha bersentuhan langsung dengan lingkungan hidup.

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda