Beranda Politik Terpilih Aklamasi Akhmad Ma’ruf Maulana Jadi Ketua DPD Golkar Kepri

Terpilih Aklamasi Akhmad Ma’ruf Maulana Jadi Ketua DPD Golkar Kepri

0
Terpilih Aklamasi Akhmad Ma'ruf Maulana Jadi Ketua DPD Golkar Kepri | Photo : batamnews/net

DETIKEPRI.COM, POLITIK – Musda Golkar Kepri memilih Akhmad Ma’ruf Maulana sebagai Ketua DPD Golkar Kepri dengan aklamasi. Pada Senin (02/03/2020) di Ranai Natuna

Terpilihnya Akhmad Maruf Maulana sangat mengejutkan semua pihak, Akhmad Maruf Maulana tidak pernah di gadang-gadang sebagi calon kuat untuk mengisi kursi Ketua DPD Golkar Kepri.

Sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi Kepulauan Riau baru yang sebelumnya dijabat oleh Ansar Achmad selama 3 periode.

Akhmad Maruf Maulana terpilih secara aklamasi sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartanto.

Pria yang juga disapa Maulana itu menggantikan Ansar Ahmad yang telah tiga periode menjabat sebagai ketua.

Bos Wiraraja Group itu terpilih tak lepas setelah mendapat surat sakti berupa diskresi dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Ansar meletakkan jabatan setelah 15 tahun menjadi Ketua DPD Golkar Kepri. Ansar juga sebagai Ketua DPD Golkar Kepri.

Ansar tampak legowo melepaskan jabatan tersebut. “Saya sudah tiga periode, sejak terbentuknya Golkar di Provinsi Kepri,” ujar Ansar saat Musda Golkar Kepri di Ranai, Kabupaten Natuna, Kepri, (2/3/2020).

Nyaris tak ada gejolak yang muncul dalam musda tersebut saat pemilihan ketua.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar Rungkono semula telah memberi sinyal mengenai skema pemilihan secara aklamasi.

Calon yang muncul satu-satunya pun adalah Akhmad Maruf Maulana yang juga Ketua Kadin Kepri.

“Saya diperintahkan Ketum (Airlangga) untuk mengawal sampai tuntas,” ujar Roem Kono. dilansir dari batamnews.co.id

Roem Kono menyampaikan alasan pemilihan secara aklamasi adalah sebagai upaya tetap menjag soliditas partai di tengah dinamika yang tinggi.

“Kita membiasakan diri aklamasi, kalau ada perbedaan-perbedaan kita selesaikan di luar musda,” ujar Roem Kono.

Roem Kono mengatakan dinamika mengenai perbedaan pendapat tetap ada dan dapat diselesaikan.

Rekomendasi dari Partai Golkar untuk Akhmad Maruf Maulana tak lepas dari surat diskresi dari Airlangga.

“Surat diskresi itu hak prerogatif dari ketum,” ujar Roem Kono.

Akhmad Maruf Maulana dalam sambutannya mengatakan berkomitmen membesarkan partai Golkar.

Tentu juga memenangkan Pilkada 2020 dan juga Pileg dan Pilpres 2024 nanti.

Tinggalkan Balasan