Beranda Automotive Bayar Pajak Kenderaan, Tidak Bisa Beda Kota Harus Mutasi

Bayar Pajak Kenderaan, Tidak Bisa Beda Kota Harus Mutasi

145
0
BERBAGI
Bayar Pajak kenderaan harus sesuai dengan kota asalnya | photo : ist/net

DETIKEPRI.COM, AUTOMOTIVE – Pajak kenderaan yang harus dibayarkan setiap 5 tahun sekalin sekarang tidak bisa dibayar dengan beda kota, dan diharuskan untuk melakukan mutasi kenderaan terlebih dahulu baru bisa melakukan pembayaran pajak.

Dilansir dari viva.co.id Pada surat-surat kendaraan bermotor, alamat yang tertera bisa saja berbeda lokasi digunakannya kendaraan. Jika mengalami kondisi ini, sebaiknya pemilik melakukan mutasi atau pindah alamat sesuai dengan domisili kendaraan saat ini.

BACA JUGA :  Hari Terakhir Pemutihan Pajak Kenderaan, Samsat Tambah Pelayanan Hingga Sore

Salah seorang staf dari biro jasa di Bekasi, Jawa Barat mengatakan, pemilik mobil akan repot jika kendaraan yang dipakai tidak sesuai alamatnya, khususnya saat melakukan pembayaran Surat Tanda Nomor Kendaraan dan pergantian pelat nomor kendaraan lima tahunan.

“Misalnya, mobil pelat Bandung dipakai di Jakarta. Kalau untuk bayar pajak tahunan, masih bisa dibantu. Yang sulit itu, nanti saat bayar lima tahunan,” kata perempuan yang enggan disebut namanya itu kepada VIVA, Jumat 5 April 2018.

BACA JUGA :  Hari Terakhir Pemutihan Pajak Kenderaan, Samsat Tambah Pelayanan Hingga Sore

Saat pergantian STNK dan pelat nomor, kata dia, harus dilakukan cek fisik kendaraan sesuai dengan domisili. Sehingga, kendaraan bermotor harus dibawa langsung ke Samsat di kota bersangkutan.

“Harus dibawa ke kota yang sesuai di pelat, karena harus cek fisik dan nomor rangka. Itu enggak bisa dilakukan dari sini,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan oleh Marbun, staf salah satu biro jasa yang ada di Jakarta. Untuk kasus beda kota antara lokasi kendaraan dengan domisili pemilik, sebaiknya diselesaikan dengan cara mutasi atau pindah alamat.

BACA JUGA :  Hari Terakhir Pemutihan Pajak Kenderaan, Samsat Tambah Pelayanan Hingga Sore
Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here