Beranda Sejarah Seni & Budaya Wabah Membunuh Jutaan Manusia, Sejarah Wabah Penyakit Tiap 100 Tahun

Wabah Membunuh Jutaan Manusia, Sejarah Wabah Penyakit Tiap 100 Tahun

0
Wabah Membunuh Jutaan Manusia, Sejarah Wabah Penyakit Tiap 100 Tahun | Photo : Ilusterasi/berbagai sumber

SEJARAH – Yang terjadi saat ini bukan berarti tidak ada kaitannya dengan kejadian-kejadian yang pernah terjadi pada 100 tahun yang lalu, ternyata beberapa ilmuan merangkumkan bahwa wabah bakal terjadi tiap 100 tahun sekali.

Lantas Virus Corona yang saat ini merupakan wabah yang terjadi tiap 100 tahun ataukah tidak, beberapa penjelasan terkait penyebaran dan pandemi terjadi banyak yang meyakini bahwa ini adalah wabah yang saat ini genap 100 tahun dari setalh terjadi 100 tahun yang lalu.

Virus Corona (Covid-19) yang saat ini mewabah di seluruh dunia. Jumlah pasien kasus corona di dunia, hingga Jumat (3/4/2020) pukul 15.47 WIB mencapai 1.018.845 kasus.

Angka ini bertambah lebih 77.000 kasus sejak Kamis sore pukul 15.49 WIB. Kemarin sore, kasus yang terkonfirmasi berada di angka 938.565. Dari 1.018.845 orang yang positif terinfeksi Covid-19, 53.292 di antaranya meninggal dunia dan 213.524 telah dinyatakan sembuh. Terdapat 204 negara dan wilayah di seluruh dunia yang telah melaporkan Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah mengumumkan pandemi virus corona, menyusul penyebaran SARS-CoV-2 yang semakin meluas di sejumlah negara di dunia.

Menilik ke belakang, ternyata dalam sejarahnya, entah kebetulan atau tidak, kejadian wabah atau pandemi luar biasa besar yang melanda dunia terjadi setiap abad. Atau terjadi setiap 100 tahun.

Seabad Lalu (1920) – Wabah The Black Death dan Flu Spanyol

Seabad lalu, wabah yang menewaskan ribuan orang pernah terjadi. Wabah pes atau yang dalam penamaan orang Jawa pedesaan disebut pageblug jrong pernah terjadi di kisaran tahun 1920-an atau seabad lalu. Saat itu penyakit pes yang disebarkan oleh tikus mewabah di Jawa, termasuk kawasan Solo dan sekitarnya.

Plague in Rome. Italy, 17th century

Dalam catatan sejarah, dr Cipto Mangunkusumo dengan gagah berani terjun sendirian menangani wabah pes di Malang, Jatim. Berhasil menangani wabah tersebut di Malang, Cipto ingin melakukan hal serupa di Solo yang juga terkena jrong di waktu yang lebih belakangan. Namun keinginan tersebut Cipto dihadang oleh Belanda.

Tinggalkan Balasan