Beranda Lifestyle 4 Alasan Mengapa Daging Ayam Mentah Tak Perlu Dicuci

4 Alasan Mengapa Daging Ayam Mentah Tak Perlu Dicuci

0
Daging Ayam | Photo : shutterstock

DETIKEPRI.COM, MAKANAN – Apakah Anda terbiasa mencuci daging ayam mentah? Tahukah Anda bahwa ternyata berbagai asosiasi kesehatan dunia sama sekali tidak menganjurkan kita untuk mencuci daging ayam mentah?

Ya, ternyata daging ayam mentah, yang kerap kita anggap sebagai salah satu bahan makanan mentah yang termasuk mudah terpapar bakteri, mudah rusak, dan cenderung kotor, justru tidak dianjurkan untuk dicuci, lho. Mengapa?

Yuk, sama-sama kita simak penjelasannya di bawah ini.

Proses persiapan pengolahan daging ayam

Daging ayam merupakan bahan makanan protein hewani yang cukup sering kita konsumsi dan mudah dalam memperolehnya.

Tak heran, jika mempersiapkan dan mengolah daging ayam, merupakan suatu kebiasaan yang cukup sering kita lakukan. Daging ayam kini umum diolah dan dapat dibeli dalam berbagai bentuk, mulai dari daging ayam cincang, daging ayam giling, dalam bentuk potongan atau utuh.

Untuk itu melakukan persiapan pengolahan daging ayam tentu merupakan hal yang penting.

Nah, untuk itu, metode atau proses persiapan dalam mengolah daging ayam haruslah dilakukan dengan tepat.

Seperti yang kita ketahui, daging ayam mentah, apapun bentuknya, merupakan bahan makanan yang mudah rusak karena rentan rentan terpapar bakteri.

Daging ayam juga rentan memiliki beberapa bagian yang nampak kotor. Belum lagi, jika daging ayam dibeli dari tempat penjualan yang kurang bersih. Paparan bakteri tentu akan semakin besar dan berbahaya

Alasan daging ayam tidak perlu dicuci

Akan tetapi, Food Drug Administration serta Safe Food, sama sekali tidak menganjurkan kita untuk mencucinya. Mengapa?

Berikut beberapa alasan daging ayam tidak perlu dicuci:

1. Mencuci daging ayam rentan membuatnya mengontaminasi tempat pencucian bahan makanan
Daging ayam yang dicuci, akan mengontaminasi wadah tempat pencucian.

Safe food meyebutkan bahwa mikroba pada daging ayam dapat terpapar pada wadah atau tempat khusus pencucian, tembok sekitar tempat pencucian, keran, dan berbagai sela di tempat pencucian bahan makanan.

Hal ini akan berbahaya karena mikroba yang terpapar air rentan menyebabkan kontaminasi dengan bakteri di udara.

Tinggalkan Balasan