Beranda Lifestyle Tak Banyak Yang Tau Ternyata Kunyit Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Ini Penjelasannya

Tak Banyak Yang Tau Ternyata Kunyit Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Ini Penjelasannya

0
Tak Banyak Yang Tau Ternyata Kunyit Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Ini Penjelasannya | Photo : Ist/Net

KESEHATAN – Sulit mengingat atau sering lupa biasanya diakibatkan beberapa faktor, sehingga dibutuhkan suplemen atau asupan giji untuk bisa merangsang daya ingat.

Indonesia sangat kaya dengan obat tradisional, dan juga tanaman-tanaman rempah dan obat-obatan yang kaya manfaat untuk kesehatan.

Hal ini yang harus kita sadari semua bahwa tanaman alami juga ikut membantu mengembalikan kesehatan, dan juga kaya akan manfaat bagi kesehatan.

Salah satunya adalah kunyit yang memiliki manfaat untuk menguatkan daya ingat bagi siapapun, untuk itu tidak salah jika mengkonsumsi kunyit sesuai aturan konsumsi.

BACA JUGA :  Batas Aman Konsumsi Lemak Setiap Hari, Ini Penjelasannya

Selain sebagai bumbu dapur, kunyit ternyata dapat meningkatkan daya ingat seseorang hampir 30 persen dan mengurangi depresi, menurut penelitian baru-baru ini.

Senyawa yang ditemukan dalam kunyit dikenal sebagai kurkumin, yang berfungsi mengurangi protein di dalam otak, ini berhubungan dengan memori dan emosi.

Studi sebelumnya telah menghubungkan timbulnya penyakit Alzheimer dengan akumulasi plak protein di otak.

Kurkumin yang memberi warna kuning pada kunyit, dipercaya dapat memperbaiki daya ingat dan meningkatkan kesehatan mental karena sifat anti-inflamasinya. Peradangan sebelumnya terkait dengan demensia dan depresi berat.

BACA JUGA :  Makanan Sehat yang bisa di konsumsi setiap hari, ini penjelasannya

Penulis studi Dr Gary Small dari University of California, LA, mengatakan, hasil ini menunjukkan bahwa mengambil bentuk kurkumin yang relatif aman ini dapat memberi manfaat kognitif selama secara jangka panjang.

Kurkumin telah digunakan sebagai obat herbal pada arthritis, kanker dan penyakit jantung.

Bagaimana penelitian dilakukan?

Para peneliti menganalisis 40 orang berusia antara 50 dan 90 tahun, yang mengonsumsi 90 miligram kurkumin dua kali sehari atau plasebo selama 18 bulan. Hasilnya, peserta penelitian mengatakan masalah ingatan ringan tapi sebaliknya sehat.

BACA JUGA :  Peraturan Pemerintah Terkait Darurat Kesehatan di Tengah Hadapi Covid-19, Ini Penjelasannya

Kurkumin ini diambil melalui suplemen theracurmin yang mudah diserap. Selama penelitian, ritme jantung peserta penelitian, fungsi tiroid, dan keseluruhan kesejahteraan dinilai setiap tiga bulan. Sebanyak 30 peserta juga menjalani pemindaian otak.

Kurkumin bisa memberi manfaat kognitif

Hasil penelitian mengungkapkan kurkumin selama 18 bulan meningkatkan daya ingat masyarakat sebesar 28 persen. Senyawa ini juga meningkatkan konsentrasinya.

Tinggalkan Balasan