Beranda Daerah Disinfektan Bukan Untuk Makhluk Hidup Tapi Untuk Benda Mati, Ini Penjelasan Dr.Erlina...

Disinfektan Bukan Untuk Makhluk Hidup Tapi Untuk Benda Mati, Ini Penjelasan Dr.Erlina Burhan

0
Pandemi Corona menjadi wabah dengan tingkat penularan yang tinggi dan juga menjadi virus yang mematikan dengan jumlah kasus penularan hingga 1 juta lebih di dunia | Photo : Ist/net

JAKARTA – Pandemi Corona menjadi wabah dengan tingkat penularan yang tinggi dan juga menjadi virus yang mematikan dengan jumlah kasus penularan hingga 1 juta lebih di dunia.

Hal ini yang mengakibatkan siapapun untuk melakukan pencegahan dan juga memutuskan mata rantai penyebaran yang bisa terjadi kepada siapa saja.

Upaya yang dilakukan dengan menyemprotkan disinfektan yang diyakini dapat mengurangi dan juga memutus mata rantai, ternyata disinfektan bukan digunakan untuk menyemprot makhluk hidup dalam hal ini manusia.

Menurut Dr.Erlina Burhan dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta yang dilansir dari Acara Indonesia Lawyer Club pada Selasa (31/03/2020). Bahwa seharunya disinfektan digunakan untuk menyemprot benda mati seperti permukaan meja yang diperkirakan akan terjadi dropflat (cipratan) dari orang batuk.

Pegangan Pintu, dan besi, kursi dan benda-benda mati lainnya, untuk itu penggunaan disinfektan untuk benda mati, dia juga menambahkan seharunya untuk makluk hidup (Manusia) bukan menggunakan disinfektan tapi antiseptik.

Zat yang ada di disinfektan itu sifatnya iritatif, dan bisa menyebabkan iritasi untuk beberapa orang, jika terkena kulit, mata, atau tangan yang memiliki riwayat alergi.

Dr. Erlina Burhan juga menyarakan untuk juru bicara kepresidenan agar mengikut sertakan atau melibatkan organisasi profesi jika ada interpensi-interpensi yang ingin dilakukan.

Seperti Disinfektan ada perhimpunan PERDALIN (pengendalianan infeksi) dan juga perhimpunan-perhimpunan yang sesuai dengan bidangnya.

Untuk itu tentu harus diperhatikan kembali dan dalam penggunaan disinfektan untuk makhluk hidup terutama manusia. Dan mengambil langkah-langkah yang baik sehingga sehingga penggunaan disinfekatan yang tadinya untuk tujuan yang baik akan mengakibatkan fatal dan penyakit baru.

Pemahaman cara menanggulangi virus corona (Covid-19) ini harus didasari dengan berbagai pengetahuan yang baik, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Erlina Burhan bahwa penularan itu hanya terjadi dari cipratan (dropflat) orang yang positif ke orang lain.

Yang paling utama harus sering membersihkan tangan, wajah dengan sabun, dan juga jangan selalu menyentuh wajah jika berada di keramaian.

Gunakan Masker saat di keramaian, disarankan juga penggunaan masker harus diutamakan bagi yang sakit. Langkah kongkrit untuk penanggulangan virus corona secara tepat dan tidak menimbulkan kasus baru.

Tinggalkan Balasan