Beranda Ekonomi & Bisnis Kemerosotan Ekonomi Negara akibat Covid-19, Pulihkan Dalam 1 Tahun

Kemerosotan Ekonomi Negara akibat Covid-19, Pulihkan Dalam 1 Tahun

4
Kemerosotan Ekonomi Negara akibat Covid-19, Pulihkan Dalam 1 Tahun | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, EKONOMI – Imbas besar akibat Pandemi Global Covid-19 menghujam hingga akar ekonomi disetiap negara, bahkan ini merupakan pukulan berat bagi setiap negara yang berkembang dan sedang memperbaiki perekonomian ke arah yang lebih baik.

Kebijakan dan keputusan tepat harus diambil oleh setiap kepala negara dengan kondisi ini, dan akibat hal ini dapat dilihat seperti apa kepiawaian seorang kepala negara dalam menyikapi dan mengambil keputusan yang dapat menguntungkan banyak pihak.

Tendangan keras Pandemi Covid-19 menjadi wadah yang cukup mumpuni dalam mengelola negera ini, sikap dan kebijakan yang bisa menanggulangi secara menyeluruh di segala aspek kehidupan.

Tananan baru kehidupan pun muncul dari segala arah, kebiasaan dan juga ketidak biasaan bergulir bagai air yang mengalir dan jadi kebiasaan baru.

Ketakutan terinfeksi dengan data kongkrit yang didapat dari para ahli kesehatan dan tenaga kesehatan serta kementerian kesehatan menjadi faktor kewaspadaan masyarakat terhadap pandemi ini.

Hingga perjalanan bisnis, wisata, perdagangan, ukm dan berbagai sektor harus terus mempertimbangkan dan membuat tatanan serta aturan dalam kontek berhubungan langsung dengan banyak orang.

Rapid test menjadi modal utama untuk memastikan bahwa seseorang atau orang pribadi bebas dari infeksi pandemi atau pun dapat menjadi acuan bahwa setiap orang dapat melakukan perjalanan.

Hingga bergulir biaya yang cukup besar dengan kurun waktu izin yang sangat singkat. Rapid tes menjadi senjata utama bagi orang untuk dapat melakukan perjalanan bisnis dan sebagainya.

Benarkah Rapid test dapat menjadi acuan bahwa seseorang terbebas dari infeksi atau pandemi ini? bahkan ada beberapa orang mengaku letih harus melakukan rapid tes berulang-ulang setiap perjalanannya.

Bahkan ada yang mengaku hingga 6 kali melakukan rapid tes untuk dapat izin perjalanan dinas dari sebuah instansi pemerintahan.

Tingkat infeksi cukup tinggi, hingga mengakibatkan korban meninggal dan korban karantina terus bertambah, belum ada barometer yang pasti untuk mendapat gambaran bahwa Covid-19 akan segera berlalu dari kehidupan sehari-hari. hingga kini sudah berjalan setengah tahun lebih.

Tinggalkan Balasan