Beranda Liputan Khusus Sejarah Seni & Budaya Sejarah Islam Periode Pertengahan

Sejarah Islam Periode Pertengahan

189
0
Photo : Dok.Istimewa

DETIKEPRI.COM, SYIAR – Titik awal periode pertengahan (1258) merujuk pada peristiwa serangan tentara Mongol yang berhasil menguasai Bagdad.

Runtuhnya Dinasti Abbasiyyah sebagai simbol kesatuan politik umat Islam jelas merupakan pukulan yang sangat keras dan mengubah arah sejarah Islam dalam semua aspeknya.

Setelah beberapa abad di puncak kejayaannya, kekalahan dariĀ  kekuatan luar seperti Mongol adalah sesuatu yang sulit dipersepsi. Berikut ini beberapa perkembangan mendasar yang menandai periode pertengahan sejarah Islam.

Perkembangan Keagamaan

Pada periode pertengahan Islam terus bertumbuh pada tataran kuantatif, namun perkembangan kualitatfnya relatif melambat, bahkan mandek.

Jumlah umat Islam sedunia jelas terus bertumbuh melalui proses Islamisasi wilayah-wilayah yang lebih luas.

Contoh paling baik dalam hal ini adalah Indonesia. Meskipun secara sporadis Islam telah mencapai Indonesia jauh sebelumnya, proses islamisasi secara lebih cepat dan massif barulah terjadi sejak abad ke-13.

Hal ini didukung terutama oleh tumbuhnya kerajaan-kerajaan Islam, seperti Kerajaan Samudra Pasai (1297-1326) dan Aceh Darusslam (1496-1903).

Hal yang lebih kurang sama terjadi di anak benua India. Islamisasi wilayah ini mengalami akselerasi dibawah Dinasti Delhi (1206-1526) yang kemudian dilanjutkan oleh Dinasti Mughal (1526-1857).

Faktanya adalah kedua wilayah ini (Indonesia dan anak benua India) menjadi rumah hunian komunitas umat Islam terbesar di muka bumi.

Dari sudut perkembangan penafsiran ajaran, tampaknya pemikiran-pemikiran orisinal tentang berbagai aspek ajaran Islam mengalami kemandekan serius.

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda