Beranda Internasional Boing Kurangi Produksi 737, Imbas dari Kecelakaan Utopia Airlines dan Lion Air

Boing Kurangi Produksi 737, Imbas dari Kecelakaan Utopia Airlines dan Lion Air

228
0
BERBAGI
Boing 737 max 8 kurangi produksi imbas dari kecelakaan pesawat Utopia Air dan Lion air | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, INTERNASIONAL – Dari beberapa kejadian kecelakaan yang merenggut banyak korban menjadi intropeksi dalam produksi boing 737 max 8. Kecelakaan pesawat Lion Air dan Utopia Airlines menjadi mimpi terburuk boing.

Perusahaan Boeing untuk sementara waktu memangkas produksi model pesawat 737 yang merosot penjualannya akibat insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dan Lion Air, dilansir dari viva.co.id

Mereka akan menurunkan produksinya dari 52 pesawat menjadi 42 setiap bulannya mulai pertengahan April, demikian pernyataan resmi Boeing.

BACA JUGA :  Nelayan Indonesia Hanyut sampai ke Perairan Filipina

Keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas penghentian pengiriman 737 Max – model pesawat dalam dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.

Sebelumnya, Boeing telah melarang terbang seluruh armada pesawat 737 Max setelah penyelidik menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines.

Ethiopian Airlines 737 Max jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada Maret, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya yang berjumlah 157 orang. – Getty Images

BACA JUGA :  Amerika, Inggris dan Prancis Desak RI Tekan Suriah soal Senjata Kimia

Pabrikan pesawat tersebut juga merilis pemutakhiran perangkat lunak yang disebut-sebut terkait dengan jatuhnya dua pesawat dalam rentang lima bulan.

Ethiopian Airlines 737 Max jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada Maret, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya yang berjumlah 157 orang.

Jenis yang sama diterbangkan oleh maskapai Indonesia Lion Air, jatuh ke laut hanya lima bulan sebelum insiden di Ethiopia, tidak lama setelah lepas landas dari Jakarta. Kecelakaan itu merenggut nyawa 189 orang.

BACA JUGA :  Negara Ini Ingin Ganti Adzan dengan WhatsApp
Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here