Beranda Olah Raga Sah Ducati Pilih Bagnaia Sebagai Pengganti Dovizioso

Sah Ducati Pilih Bagnaia Sebagai Pengganti Dovizioso

83
Sah Ducati Pilih Bagnaia Sebagai Pengganti Dovizioso | Photo : Dok.Istimewa

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Pembalap tim satelit Ducati Francesco Bagnaia ditetapkan sebagai pembalap pabrikan pada musim 2021 sekaligus sebagai pengganti dari Dovizioso. Bagnaia akan mendampingi Patruci di tim balap pabrikan Ducati.

Peluang Bagnaia terbuka lebar setelah melakukan beberapa balapan yang sangat mengesankan, walau sebagai Rokie Bagnaia mampu naik podium di sirkuit Misano beberapa waktu lalu.

Inilah yang menjadi alasan kuat tim pabrikan Ducati lebih memilih Francesco Bagnaia sebagai pengganti Dovizioso di Tim Pabrikan Ducati.

Francesco Bagnaia akhirnya dipilih sebagai pembalap tim Mission Winnow Ducati untuk MotoGP 2021. Kedatangannya musim depan mengikuti Jack Miller, rekan setim di Pramac Racing yang sudah lebih dulu teken kontrak bersama tim pabrikan Bologna.

BACA JUGA :  Jorge Lorenzo Kembali Raih Kemenangan Back-To-Back

Prediksi soal pemilihan Pecco (sapaan akrab Bagnaia) sebenarnya mengalir deras. Sebut saja tebakan yang dilontarkan Carlo Pernat selaku pengamat MotoGP. Mantan manajer Valentino Rossi menyebut Bagnaia berpeluang besar terpilih. Padahal, nama Johann Zarco pun sempat disinggung kala kepergian Dovi masih berupa rumor.

“Secara pribadi saya tidak merasa Zarco bakal ke tim pabrikan. Memang ini belum diputuskan, tapi, 80 persen untuk Bagnaia. Di sisi lain, gaya berkendaranya mengingatkan saya kepada Max Biaggi. Smooth, tepat dan stabil. Dia pun kuat dalam duel. Jadi, dia memiliki semua karakteristik untuk melakukannya dengan baik,” katanya mengutip dari GPOne.

BACA JUGA :  Rosi Harus Telan Pil Pahit, Hasil Kualifikasi Terpuruk di Posisi Ke Sembilan

Hanya saja, masih terlalu dini untuk sepakat dengan pernyataan itu. Terlebih lagi, Pecco masihlah anak baru di kejuaraan utama. Sebaliknya, Zarco punya lebih banyak jam terbang di MotoGP. Ia pun sudah mengecap banyak pengalaman dari tim Tech3 dan KTM. Itu kenapa Zarco merasa punya peluang merebut kursi itu.

Jelang MotoGP Catalunya lalu, Zarco yakin kans-nya cukup besar jika mendulang hasil positif di Barcelona. “Apakah masih ada peluang untuk saya ke tim pabrikan Ducati? Iya, kalau saya menang di sini. Meski begitu, apapun keputusan Ducati pada 2021, saya akan mendapatkan spek motor pabrikan. Tidak peduli apapun warnanya,” terang Zarco.

BACA JUGA :  Lorenzo Sempat Memimpin, Akhirnya Finish Ke Enam, Ini Alasannya

Namun dari sini pula tersirat bahwa ia mulai rela jika tak terpilih menjadi pembalap pabrikan Ducati. Apalagi, ia juga sadar bahwa Pecco yang notabene rookie malah tampil lebih baik. “Jika membandingkan penampilan saya dengan Pecco di Misano, tidaklah cukup. Dia melakukan pekerjaan bagus untuk mendapatkan motor pabrikan. Jujur, saya tidak terlalu memikirkannya (lagi),” sahut Zarco.

Tinggalkan Balasan