Beranda Politik Sandiaga : Hukum Jangan Digunakan Memukul Lawan, Dahnil di Periksa Lagi

Sandiaga : Hukum Jangan Digunakan Memukul Lawan, Dahnil di Periksa Lagi

324
0
BERBAGI
Dahnil Diperiksa Lagi, Sandiaga: Hukum Jangan untuk Memukul Lawan | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, POLITIK – Ketimpangan hukum selalu terjadi di negara ini, bahkan kondisi politik yang saat sangat memanas mengakibatkan hukum digunakan sebagai alat untuk memojokan dan menjatuhkan lawan politik, hukum di kendalikan oleh penguasa Republik ini.

Hal yang biasa dilakukan oleh para elit politik yang ada di pemerintahan saat mencalon dirinya kembali sebagai pemimpin dari partai politiknya, ini bukan kali pertama yang terjadi bahkan sudah bergulir dari kurun waktu yang cukup lama.

Bahkan di Negara-negara maju yang ada di dunia juga tidak luput dalam upaya penekanan lawan politik dengan jalur hukum yang telah menjadi ketetapan pemerintah.

BACA JUGA :  Sandiaga Uno digampar Prabowo, Foto Beredar di Jejaring Pesan Berantai

Namun bedanya hukum pada masa itu digunakan oleh pelaku dengan cara yang lebih elegan dan lebih lembut, ketimbang saat ini sangat terang hukum digunakan untuk menjatuhkan lawan politik.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, menghormati proses hukum kasus dugaan penyelewengan dana kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang diduga menyeret nama Dahnil Anzar Simanjuntak.

BACA JUGA :  Kampanye Damai Bakal digelar Pada 23 September Mendatang

Dahnil merupakan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Dalam kasus itu, Dahnil masih menjabat sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, sebagai salah satu pihak yang mengurus acara.

“Sekali lagi saya sampaikan hormati proses hukum. Kita tentunya menjunjung tinggi proses hukum, tapi jangan hukum itu dipakai untuk memukul lawan, hukum dipakai untuk melindungi lawan,” ujar Sandiaga di Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Februari 2018.

Maka dari itu, kata Sandi, hukum harus tegak lurus, tidak boleh tebang pilih. Serta harus disikapi betul persoalannya dengan hati-hati.

BACA JUGA :  Pidato Prabowo Siap Maju Disambut "Takbir"

Sebab, kata Sandi, berdasarkan data terakhir yang dikutip dari beberapa informasi, bahwa ketidakpastian hukum ini yang menjadi penyebab minimnya investasi. Turun investasi pertama kali dalam sejarah, terutama investasi dari luar negeri dan tidak bisa menciptakan lapangan kerja karena ketidakpastian hukum.

“Ini kita ingin di bawah Prabowo-Sandiaga, kita hilangkan praktik seperti ini. Apalagi mendekati tahun-tahun politik, kita justru harus hadirkan kepastian,” ujarnya.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here