Beranda Olah Raga Valentino Rossi : Yamaham YRZ-M1 Masih Belum Mampu Kompetitif, Ducati Tunjukan Peningkatan...

Valentino Rossi : Yamaham YRZ-M1 Masih Belum Mampu Kompetitif, Ducati Tunjukan Peningkatan Baik

180
0
BERBAGI
Yamaha YRZ-M1 masih belum mampu kompetitif di tes terakhir Sepang Malaysia | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Tes terakhir motogp di Sepang menunjukan sedikit peningkatan bagi Tim Yamaha, perolehan waktu lebih baik tidak menjadi The Doctor puas, capaian ini dirasa masih belum cukup untuk mengimbangi kemampuan Ducati pada sesi terakhir tes motogp di Sepang.

Valentino Rossi melakukan beberapa garis bawahi dari kelemahan-kelemahan YRZ-M1, bahkan The Doctor menyampaikan bahwa jika besok balapan maka Yamaha akan kalah.

BACA JUGA :  Jack Miller Terkesan Akan Dukungan Ducati ke Team Pramac

Meski tak menampik langkah positif Yamaha dalam pengembangan YZR-M1, Valentino Rossi merasa itu belum cukup.
Rossi menuntaskan hari terakhir Sepang di peringkat ke-10. Melahap 62 lap, The Doctor menorehkan waktu 1 menit 59,155 detik, terpaut 0,916 dari rekor lap Danilo Petrucci.

Meski torehan waktunya membaik dari hari sebelumnya, Rossi tak dapat menyembunyikan kekhawatirannya. Selain karena performa ciamik Ducati, The Doctor juga menggarisbawahi beberapa kelemahan YZR-M1.

BACA JUGA :  MotoGP Inggris: Vinales puncaki warm-up, Rossi ke-10

“Saat pencatatan waktu, Ducati sangat impresif. Dan kami juga tidak memiliki Marquez karena masalah bahunya. Jadi, pada hot lap, kami sedikit kesulitan. Namun dalam hal kecepatan, tampaknya kami sedikit lebih dekat,” terang pembalap 39 tahun itu.

“Namun saya masih cukup khiawatir, jika kami balapan besok, saya pikir kami akan kesulitan karena masih ada hal lain untuk ditingkatkan. Namun ini masih tes pertama, jadi tidak terlalu buruk.”

BACA JUGA :  Marquez Cetak Sembilan Kemenangan Beruntun Di Motogp German

Tes selanjutnya akan berlangsung di Qatar, 23-25 Februari mendatang. Meski ragu akan ada hal baru untuk diuji coba, Rossi menganggap perbedaan karakter sirkuit dan temperatur menjadi pembeda.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here