Beranda Teknologi Ponsel Huawei Sulit Lakukan Update Terbaru Android, Google Lakukan Pembatasan

Ponsel Huawei Sulit Lakukan Update Terbaru Android, Google Lakukan Pembatasan

139
0
BERBAGI
Ponsel Huawei Sulit Lakukan Update Terbaru Android, Google Lakukan Pembatasan
Ponsel Huawei Sulit Lakukan Update Terbaru Android, Google Lakukan Pembatasan | Foto: Huawei (REUTERS/Dado Ruvic)

DETIKEPRI.COM, TEKNOLOGI – Setelah melakukan beberapa pembatasan terhadap ponsel asal China, Google dinilai buat blunder terhadap konsumen pengguna ponsel Huawei. Bahkan perang dagang Amerika menjadi puncak berbahaya untuk negara-negara di dunia.

Ponsel Huawei tak dapat lakukan updater android terbaru, hal ini di duga ada beberapa pembatasa yang terus dilakukan oleh developer asal Amarika tersebut.

Keputusan Amerika Serikat (AS) untuk memasukkan Huawei Technologies dalam daftar hitam (blacklist) dengan alasan teknologinya mengancam keamanan negara, membikin resah sejumlah perusahaan AS. Salah satunya, Google Inc.

Bagi Google kebijakan ini malah bisa meningkatkan risiko keamanan nasional alih-alih memberi rama aman pada Amerika Serikat. Hal ini disampaikan seorang eksekutif senior Google kepada departemen perdagangan AS, Financial Times melaporkan dan dilansir CNBC Indonesia, Jumat (7/6/2019).

Sumber Financial Times mengatakan eksekutif senior Google beralasan pelarangan kerja sama Google dengan Huawei akan membuat Google harus menciptakan dua jenis sistem android: versi asli dan versi hibrida.

Versi hibrida akan cenderung lebih banyak disusupi bug daripada versi asli karena tak dilisensi Google. Dampaknya, ponsel Huawei yang sekarang sudah beredar di pasar dan menggunakan sistem Android akan lebih berisiko diretas China.

“Eksekutif senior Google mendorong pemerintah AS untuk memperpanjang masa berlaku hukuman atau membebaskan perusahaan dari larang kerja sama dengan Huawei,” ujar sumber Financial Times, Jumat (7/6/2019).

Dilansir dari cnbcindonesia.com Menanggapi informasi tersebut, seorang pejabat departemen perdagangan AS mengatakan Bereau of Industry and Security (BIS) secara rutin menanggapi pertanyaan dari perusahaan tentang ruang lingkup aturan untuk memastikan kepatuhan industri terhadap kebijakan tersebut.

“Ini bukan hal baru bagi pemerintah, diskusi ini juga tidak memengaruhi tindakan penegakan hukum. Prioritas Departemen Perdagangan dan BIS tetap melindungi keamanan negara kami,” ujar pejabat departemen perdagangan AS tersebut.

Sementara Google menyatakan setiap perusahaan AS terlibat dengan departemen perdagangan untuk memastikan Google sepenuhnya mematuhi persyaratan dan lisensi sementara.

“Fokus kami adalah melindungi keamanan pengguna Google pada jutaan handset Huawei yang ada di AS dan di seluruh dunia.”

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here