Beranda Liputan Khusus Syiar Islam Hari Perempuan Sedunia, Asal Mula Perempuan dalam Pandangan Islam

Hari Perempuan Sedunia, Asal Mula Perempuan dalam Pandangan Islam

424
0
Hari Perempuan Sedunia, Asal Mula Perempuan dalam Pandangan Islam | Foto : Dok.Istimewa
IKLAN

DETIKEPRI.COM, SYIAR – Hari Perempuan Sedunia (Women’s Day) yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2021 merupakan hari istimewa bagi seluruh perempuan yang ada di dunia, lantas apa sikap laki-laki terhadap perempuan, dan apakah hari perempuan yang di peringati setiap tahunnya menjadi tuntutan lebih bagi kaum perempuan untuk lebih di tinggikan drajatnya dan lebih di hargai.

BACA JUGA :  Polsek Batu Ampar Akan Selalu Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat

Banyak orang memandang bahwa kaum hawa (perempuan) adalah kaum yang lemah dan selalu mendapat perlakukan penindasan yang tidak sewajarnya, dan bahkan pada jaman dahulu kala peremupuan seperti barang dangangan yang dapat di perjual belikan dengan mudah.

Sebelum masa Islam hadir di muka bumi, selalu saja wanita menjadi budak, bahkan wanita menjadi pelampiasan nafsu belaka, tidak sedikitpun menghargai perempuan dengan baik.

BACA JUGA :  Kronologi Bom Bunuh Diri di Tiga Gereja di Surabaya

Lantas bagaimana Islam memandang seorang perempuan dan bagaimana perempuan itu sendiri di agama Islam. Sejarah International Women’s Day juga bermula dari aksi unjuk rasa pada 8 Maret 1909 dan dirintis oleh kaum sosialis di Amerika Serikat. Di tahun 1977, Hari Perempuan Sedunia diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

BACA JUGA :  Belgia Melaju Kebabak Semifinal, Brazil Pulang Kampung Setelah Kalah 2 - 1
1
2
3
4
5
6
SebelumnyaPocari Sweat Gelar Event Lari Terbesar di Dunia, Pocari Sweat Run Indonesia 2021
SelanjutnyaKerumunan Pelanggar Prokes, Lenyap di Bantai KLB Partai Demokrat
DETIKEPRI Menugaskan Putra Piasaulu sebagai Wartawan untuk Media Online dibawah naungan PT. SANG PENULIS MELAYU. "Menulis adalah satu kegiatan yang menyenangkan, oleh sebab itu menjadi seorang wartawan adalah pekerjaan yang tak mengenal lelah, dan selalu memberikan kreatifitas dan tulisan yang menarik".