Beranda Liputan Khusus Syiar Islam Hari Perempuan Sedunia, Asal Mula Perempuan dalam Pandangan Islam

Hari Perempuan Sedunia, Asal Mula Perempuan dalam Pandangan Islam

1
0
Hari Perempuan Sedunia, Asal Mula Perempuan dalam Pandangan Islam | Foto : Dok.Istimewa

DETIKEPRI.COM, SYIAR – Hari Perempuan Sedunia (Women’s Day) yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2021 merupakan hari istimewa bagi seluruh perempuan yang ada di dunia, lantas apa sikap laki-laki terhadap perempuan, dan apakah hari perempuan yang di peringati setiap tahunnya menjadi tuntutan lebih bagi kaum perempuan untuk lebih di tinggikan drajatnya dan lebih di hargai.

Banyak orang memandang bahwa kaum hawa (perempuan) adalah kaum yang lemah dan selalu mendapat perlakukan penindasan yang tidak sewajarnya, dan bahkan pada jaman dahulu kala peremupuan seperti barang dangangan yang dapat di perjual belikan dengan mudah.

Sebelum masa Islam hadir di muka bumi, selalu saja wanita menjadi budak, bahkan wanita menjadi pelampiasan nafsu belaka, tidak sedikitpun menghargai perempuan dengan baik.

Lantas bagaimana Islam memandang seorang perempuan dan bagaimana perempuan itu sendiri di agama Islam. Sejarah International Women’s Day juga bermula dari aksi unjuk rasa pada 8 Maret 1909 dan dirintis oleh kaum sosialis di Amerika Serikat. Di tahun 1977, Hari Perempuan Sedunia diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

Perempuan memang memiliki kedudukan yang terhormat, hal ini termasuk dalam pandangan Al-Qur’an. Dalam hal ini, Mahmud Syaltut, mantan Syekh Al-Azhar menulis dalam bukunya, Min Tawjihat Al-Islam bahwa, “Tabiat kemanusiaan antara lelaki dan perempuan hampir dapat (dikatakan) sama.

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda