Beranda Internasional Militan ISIS Lakukan ‘Pertempuran Terakhir’ Pertahan Benteng Terakhir di Wilayah Suriah Timur

Militan ISIS Lakukan ‘Pertempuran Terakhir’ Pertahan Benteng Terakhir di Wilayah Suriah Timur

158
0
BERBAGI
Pasukan Demokratis Suriah (SDF) tengah melakukan "pertempuran terakhir untuk menghancurkan ISIS" di desa perbatasan Baghuz. | Photo : fotoDELIL SOULEIMAN/AFP

DETIKEPRI.COM, SURIAH – Pasukan yang mengatasnamakan Jihadis Islam ini melakukan pertempuran terakhirnya setelah beberapa lokasi ISIS telah dibombardiri Pasukan Demokratis Suriah (SDF) yang dibantu pasukan Amerika Serikat.

Pasukan Demokratis Suriah berhasil memukul mundur pasukan ISIS yang selama ini mengklaim sebagai pasukan yang membela kepentingan islam, padahal perlakukan ISIS diluar dari aturan-aturan agama Islam, Isis adalah pasukan perusak agama Islam.

BACA JUGA :  Dataran Tinggi Golan Suriah Jadi Ajang Tembak Rudal Iran - Israel

Jika ISIS dikaitkan dengan perlawan Islam jelas itu hal yang bertentangan dengan Islam, sehingga bisa dikatakan perjuangan ISIS ditunggangi oleh pihak tertentu untuk menghancurkan Islam dengan nama Islam.

Seperti apa yang terjadi di Irak dan Suriah, ini adalah pertempuran yang dilakukan oleh Pasukan Demokratis Suriah melawan ISIS yang berimbas kepada pengungsian besar-besaran dari warga sipil menghindari peperangan tersebut.

BACA JUGA :  Tentara Suriah Berhasil Mendorong ISIL, Keluar dari Distrik Dasmaskus Selatan

ISIS telah melakukan banyak perperangan dengan tujuan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam itu sendiri, perang Suriah dan Irak adalah pertempuran propaganda yang dilakukan oleh ISIS.

Dilansir dari bbc.com Pasukan yang didukung AS di Suriah mengatakan bahwa mereka menemui perlawanan sengit dalam serangan terhadap daerah kantong terakhir yang dikuasai militan ISIS di negara tersebut.

BACA JUGA :  'Kami Adalah Satu' : Yordania Memberikan Dukungan Terhadap Pengungsi Suriah

Juru bicara Pasukan Demokratis Suriah (SDF) berkata kepada kantor berita AP bahwa para jihadis ISIS “paling berpengalaman” mempertahankan benteng terakhir mereka.

Dua tahun lalu, ISIS menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here