Beranda Lifestyle Sering Konsumsi Makanan Olahan, Inilah Dampak dan Akibatnya

Sering Konsumsi Makanan Olahan, Inilah Dampak dan Akibatnya

259
0
BERBAGI
Sering konsumsi makanan olahan berpotensi terhadap kesehatan tubuh | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, KESEHATAN – Sering mengkonsumsi makanan olahan atau makanan cepat saji sangat berpotensi buruk terhadap tubuh dan kesehatan, sebab makanan cepat saji bisa berpotensi menjadi penyebab penyakit dan menggunggu kesetabilan tubuh.

Tidak sedikit dari makanan cepat saji menjadi penyebab dari beberapa penyakit, oleh sebab itu harus lebih waspada dalam memilih makanan olahan.

Ada banyak sekali jenis makanan olahan yang tanpa disadari sering kita konsumsi. Sebagai contoh, kita sering mengonsumsi makanan kalengan seperti sarden, mie instan, hingga daging olahan seperti bakso, nugget, dan sosis.

BACA JUGA :  Sering Alami Sakit Kepala Belakang, Jangan Disepelekan Ini 7 Penyebabnya

Rasa dari makanan-makanan ini cenderung enak dan praktis untuk diolah. Sayangnya, terlalu sering mengonsumsi makanan olahan juga bisa memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan.

Masalah kesehatan yang bisa muncul jika sering mengonsumsi makanan olahan

Academy of Nutrition and Dietetics menyebut makanan olahan sebagai makanan yang dikalengkan, dikemas secara khusus, dibekukan, hingga diubah kandungan nutrisinya. Pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk membatasi konsumsinya.

Berikut adalah beberapa dampak dari kebiasaan mengonsumsi makanan olahan.

1. Menyebabkan gangguan pencernaan

Dr. Farshad Marvasti, MPH yang berasal dari University of Arizona College of Medicine menyebut hobi mengonsumsi makanan olahan bisa menyebabkan datangnya masalah pencernaan. Hal ini disebabkan oleh keberadaan bahan kimia tambahan yang cenderung sulit untuk dicerna atau dimetabolisme oleh saluran pencernaan.

BACA JUGA :  Masyarakat Bingung, Beredar Pesan WhatApps Hasil Pertemuan MUI dan Kemenkes RI tentang Vaksin MR

Selain itu, keberadaan bahan-bahan tambahan ini bisa mempengaruhi keseimbangan bakteri di dalam usus. Padahal, jika sampai kondisi bakteri ini terganggu, besar kemungkinan kita akan mengalami gangguan pencernaan.

Dr. Fashad menyarankan kita untuk selalu mengecek label komposisi dari makanan olahan untuk mengetahui apa saja bahan-bahan kimia tambahannya. Jika bahan-bahan ini tidak alami atau berpotensi memicu gangguan pencernaan, sebaiknya tidak kita konsumsi.

BACA JUGA :  Tanda-Tanda Tubuh Anda Tidak Bugar, Inilah Yang Harus Diketahui

2. Menyebabkan gangguan fungsi kognitif

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan olahan, khususnya makanan tinggi kandungan karbohidrat sederhana atau gula bisa memicu gangguan fungsi kognitif yang dalam dunia medis disebut sebagai brain fog.

Kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan olahan bisa membuat kita kekurangan beberapa asupan nutrisi yang penting bagi aktivitas otak. Hal inilah yang akhirnya membuat kita kesulitan untuk berpikir dengan lebih jernih.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here