Beranda Lifestyle Sering Konsumsi Makanan Olahan, Inilah Dampak dan Akibatnya

Sering Konsumsi Makanan Olahan, Inilah Dampak dan Akibatnya

170
0
BERBAGI

Selain itu, keberadaan bahan-bahan tambahan ini bisa mempengaruhi keseimbangan bakteri di dalam usus. Padahal, jika sampai kondisi bakteri ini terganggu, besar kemungkinan kita akan mengalami gangguan pencernaan.

Dr. Fashad menyarankan kita untuk selalu mengecek label komposisi dari makanan olahan untuk mengetahui apa saja bahan-bahan kimia tambahannya. Jika bahan-bahan ini tidak alami atau berpotensi memicu gangguan pencernaan, sebaiknya tidak kita konsumsi.

BACA JUGA :  Tahukah Anda, Makanan Yang Dihinggapi Kecoak Sangat Berbahaya

2. Menyebabkan gangguan fungsi kognitif

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan olahan, khususnya makanan tinggi kandungan karbohidrat sederhana atau gula bisa memicu gangguan fungsi kognitif yang dalam dunia medis disebut sebagai brain fog.

Kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan olahan bisa membuat kita kekurangan beberapa asupan nutrisi yang penting bagi aktivitas otak. Hal inilah yang akhirnya membuat kita kesulitan untuk berpikir dengan lebih jernih.

BACA JUGA :  Mau Berat Badan Turun dan Tetap Sehat, Konsumsi 10 Makanan Ini

3. Mengganggu keseimbangan kadar gula darah

Jika kita terlalu sering mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kandungan karbohidrat sederhana, maka hal ini akan menyebabkan kenaikan kadar gula darah dengan signifikan.

Tubuh pun langsung bereaksi dengan memproduksi insulin lebih banyak demi mengolah gula darah tersebut.

Jika hal ini terjadi, maka gula darah bisa anjlok hingga di bawah normal. Kondisi inilah yang akhirnya bisa menyebabkan gejala seperti perut kapar, badan gemetaran, tubuh lemas, dan keinginan untuk makan dengan berlebihan.

BACA JUGA :  Tak Disangka Ternyata Belimbing Wuluh Bisa Dipakai Mengobati Diabetes
Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here