Beranda Internasional 2000 Pengangguran di Finlandia Terima Gaji Dasar

2000 Pengangguran di Finlandia Terima Gaji Dasar

291
0
BERBAGI
Pengangguran di Finlandia mendapat gaji dasar | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, FINLANDIA – Penerapan Gaji dasar bagi para pengangguran di Finlandia ternyata tidak lantas membuat mereka berusaha untuk mencari pekerjaan yang mapan. Masyarakat Finlandia merasa lebih nyaman dengan gaji yang mereka terima.

Hampir semua negara maju menerapan gaji bagi para pengangguran, walau gaji tidak sebesar gaji para pekerja profesional ataupun para pekerja perusahaan.

Setidaknya penerapan gaji ini dapat mengurangi angka kemiskinan yang ada di negara tersebut, dan gaji dasar di peruntukan sementara, setelah mendapat pekerjaan yang sesuai maka gaji pengangguran akan di hapus.

Memberikan upah dasar, dengan kata lain menggaji, kepada penganggur di Finlandia selama dua tahun ternyata tidak membuat mereka mencari pekerjaan, kata para peneliti.

Dari bulan Januari 2017 sampai Desember 2018, 2.000 penganggur di Finlandia mendapatkan bayaran bulanan 560 euro atau Rp8,8 juta.

Tujuannya adalah untuk melihat apakah jaminan jaring keamanan dapat membantu orang mendapatkan pekerjaan dan mendukung mereka jika mereka harus melakukan pekerjaan yang tidak terlalu aman.

Sementara tingkat pekerjaan tidak membaik, para peserta mengatakan mereka merasa lebih bahagia dan berkurang stresnya.

Ketika skema diluncurkan pada tahun 2017, Finlandia menjadi negara Eropa pertama yang menguji pemikiran upah dasar tanpa syarat.

Hal ini dijalankan Social Insurance Institution (Kela), badan pemerintah Finlandia dan melibatkan 2.000 orang yang dipilih acak.

Photo : EPA

Efektif?

Percobaan ini segera menarik perhatian dunia – tetapi hasilnya sekarang menimbulkan pertanyaan tentang seberapa efektif skema ini.

Pendukung upah dasar sering kali percaya bahwa jaring keamanan tanpa syarat dapat membantu orang keluar dari kemiskinan dengan memberikan mereka waktu untuk melamar pekerjaan atau mempelajari keterampilan baru yang diperlukan.

Miska Simanainen, salah satu peneliti Kela di balik kajian Finlandia mengatakan kepada BBC bahwa ini adalah hal yang ingin diuji pemerintah, untuk “melihat apakah ini akan menjadi cara untuk memperbaiki sistem keamanan sosial”.

Tetapi apakah ini membantu penganggur mendapatkan pekerjaan? Tidak, tidak juga.

Simanainen mengatakan sementara sebagian orang mendapatkan pekerjaan, kemungkinan bahwa mereka melakukan ini sama dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan uang.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here