Beranda Politik Semua Anggota Polisi Dinyatakan Lolos, Pada Pemilihan Calon Pimpinan KPK Tahap Perdana

Semua Anggota Polisi Dinyatakan Lolos, Pada Pemilihan Calon Pimpinan KPK Tahap Perdana

222
0
BERBAGI
Semua Anggota Polisi Dinyatakan Lolos, Pada Pemilihan Calon Pimpinan KPK Tahap Perdana | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, JAKARTA – Perseteruan anggota dan calon pimpinan KPK terus bergulir dan terus menjadi bola panas yang digulirkan, bahkan beberapa pihak terus memaksakan diri untuk bisa masuk di lingkaran KPK bahkan calon pimpinan KPK.

Posisi pimpinan di Komisi Anti Rasuah memanglah sangat strategis, dan banyak menjadi incaran jajaran elit dan politik itu sendiri.

Tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pemimpin KPK telah merampungkan seleksi perdana calon pemimpin KPK. Dari 376 pendaftar, Tim Pansel menetapkan 192 nama yang dianggap lolos syarat administrasi.

Ketua Tim Pansel, Yenti Ganarsih mengatakan, umumnya peserta yang gagal lantaran tidak menggunakan format yang sudah disediakan panitia.

Begitu juga dengan usia peserta. Kata Yenti, banyak yang tidak lolos karena usianya di luar antara 40 – 65 tahun.

“Itu ada permasalahan (umur). Ada yang kurang dari 40 (tahun) ada yang lebih dari 65 (tahun),” kata Yenti saat memberikan keterangan pers di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (11/07), seperti dilaporkan wartawan Muhammad Irham untuk BBC News Indonesia, Kamis (11/07).

Secara substansi, lanjut Yenti, mereka yang tidak lolos juga terganjal dengan syarat riwayat pekerjaan.

Sebagai mana dalam syaratnya calon pemimpin wajib memiliki pengalaman bekerja sedikitnya 15 tahun di bidang hukum, perbankan, ekonomi dan keuangan.

Dari rilis Tim Pansel Capim KPK, mayoritas pendaftar berasal dari kalangan akademisi/dosen di susul kalangan advokat/konsultan hukum. Sementara dari kalangan korporasi baik swasta, BUMN dan BUMD menempati urutan ke-3.

Di urutan selanjutnya pendaftar berasal dari jaksa/hakim, anggota Polri, auditor, komisioner/pegawai KPK dan lainnya (PNS, pensiunan, wiraswasta, NGO, pejabat negara).

Apa tanggapan pegiat anti-korupsi?

Menurut Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII), Dadang Trisasongko komposisi dari latar belakang ini sudah beragam atau tidak didominasi suatu profesi.

Tapi yang perlu diperhatikan, kata dia, apa pun profesinya, pimpinan KPK harus memiliki integritas dan independen dalam memberantas korupsi.

“Basisnya adalah dengan keragaman yang ada, yang dilihat pasti integritasnya, dengan kompetensinya serta komitmennya untuk menjadi pimpinan, untuk pemberantasan korupsi yang independen,” kata Dadang kepada BBC Indonesia, Kamis (11/07).

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here