Beranda Olah Raga Ketangguhan Honda Mengakibatkan Perang ‘Kata’ Antara Honda dan Ducati

Ketangguhan Honda Mengakibatkan Perang ‘Kata’ Antara Honda dan Ducati

249
0
BERBAGI
Ketangguhan Honda Mengakibatkan Perang 'Kata' Antara Honda dan Ducati | Photo : Motorsport.com/Net

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Keberhasilan Honda dalam sejak 2013 tidak lantas mendapat pujian positif dari team rival, bahkan Honda mendapat kritikan tajam dari beberapa team rival, terlebih lagi Honda membuat khusus tunggangan bagi Baby Alien.

Dalam hal ini Honda tidak berhasil dalam mengembangkan mesin jet balap darat, namun menyesuaikan dengan yang digunakan penunggangnya, bahkan Honda terlihat tidak terkalahkan oleh team rival.

Honda selalu di depan dan diikuti oleh Yamaha dan Ducati serta Suzuki. Ada apa dengan Honda hingga membuat pertanyaan besar bagi team lain seperti Ducati.

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, terlibat perang kata-kata dengan Team Manager Repsol Honda, Alberto Puig, soal RC213V yang digeber Marc Marquez.

Sejak debut MotoGP pada 2013, Marquez sukses merengkuh lima gelar juara, serta tampaknya bakal menuju titel keenam kelas premier, menyusul kemenangan di Sachsenring – yang membuat Spaniard unggul jauh 58 poin atas Andrea Dovizioso.

Begitu superiornya performa Marquez, sangatlah kontras jika dibandingkan Cal Crutchlow, baru menyumbang dua podium. Pembalap LCR Honda ini bahkan telah berulang kali mengkritik motor Honda spesifikasi 2019 karena terlalu sulit dikendarai.

Situasi di garasi pabrikan berlogo sayap tunggal pun mengundang perhatian Ciabatti, yang menyoroti bahwa sang rival hanya bertumpu dan semata-mata mencetak hasil kuat dengan Marquez sebagai andalan utama skuat.

“Honda telah merancang motor untuk Marquez, tetapi (yang finis) di belakangnya selalu Yamaha atau Ducati, tidak pernah Honda. Jadi, dengan Marquez lah kami harus bertarung,” serunya.

Tentu saja, pernyataan Ciabatti menuai reaksi dari Puig. Ia membalasnya alam wawancara kepada media Spanyol, El Confindenciali, sembari menyatakan investasi Ducati terhadap proyek MotoGP tidak seimbang.

“Saya kira Ciabatti harus menonton semua balapan 500cc dan MotoGP yang dimenangi Honda, semua titel. (Dia harus) tahu sejarah, dan mungkin (dia) tidak akan melihatnya seperti ini,” ketus Puig.

“Yang jelas, bahwa Ducati, setelah semua upaya yang mereka lakukan – mendalam dan memiliki banyak prestasi – telah memenangi satu kejuaraan, yang seperti semua orang tahu adalah dengan Casey Stoner (pada 2007).

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here