Beranda Ekonomi & Bisnis SoftBank lepas saham Uber senilai Rp.28,2 Triliun, Ada apa?

SoftBank lepas saham Uber senilai Rp.28,2 Triliun, Ada apa?

60
0
Softbank lepas saham Uber senilai Rp28,2 Triliun | Foto : Detikepri.com/VOA Indonesia

DETIKEPRI.COM, EKBIS – SoftBank Corp adalah sebuah perusahaan telekomunikasi dan media Jepang yang bergerak di bidang penyediaan beberapa jasa seperti Internet, telekomunikasi Selular, dan keuangan.

Perusahaan ini didirikan oleh Masyoshi Son di Tokyo pada 3 September 1981.SoftBank juga pemegang saham terbesar di Yahoo! Jepang.

SoftBank menjadi pemilik klub bisbol Fukuoka SoftBank Hawks pada Januari 2005. Selain itu, stadion Hawks, Fukuoka Dome, berubah namanya menjadi “Fukuoka Yahoo! Japan Dome” pada tahun yang sama setelah Yahoo! Japan membeli hak milik nama stadion.

BACA JUGA :  Wow... Dalam 3 Bulan Pemerintah Tambah Hutang Sebesar Rp 148,2 Triliun

Baru-baru ini SoftBank kembali muncul dalam pemberitaan pasalnya perusahaan asal Jepang ini menjual saham yang berasal dari moda transfortasi online yang bermarkas di Amerika Serikat sebesar Rp.28,2 Triliun.

Hal ini mengejutkan dunia bisnis, Dimana SoftBank Group Jepang menjual saham Uber senilai USD2 miliar atau setara Rp28,2 Triliun (kurs Rp14.100).

Menurut sebuah dokumen yang dirilis Senin (11/1/2021), perusahaan mendapat keuntungan dari lonjakan nilai saham raksasa transportasi Amerika tersebut.

BACA JUGA :  Pemerintah Belum Lakukan Penurunan Harga Tiket, Ada Apa ?, Ini Penyebab Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Menurut pengajuan saham AS di situs web Uber, Vision Fund, afiliasi SoftBank menjual 38 juta saham seharga USD53,46 per saham.

Meski demikian, SoftBank masih tetap menjadi pemegang saham utama Uber dengan 10% saham senilai sekitar USD10 miliar.

Keputusannya untuk membeli saham Uber dalam jumlah besar tampaknya menjadi bumerang ketika harganya jatuh menyusul penawaran umum perdana (IPO) tahun 2019 yang mengecewakan, sebelum terpukul lagi oleh dampak lockdown virus corona yang menghancurkan permintaan akan jasa transportasi.

BACA JUGA :  Pemerintah Belum Lakukan Penurunan Harga Tiket, Ada Apa ?, Ini Penyebab Kenaikan Harga Tiket Pesawat

LEAVE A REPLY

Berikan Komentar Anda
Ketikan Nama lengkap anda