Beranda Olah Raga Perjalanan Berat Juventus Harus Berhadapan dengan AC Milan

Perjalanan Berat Juventus Harus Berhadapan dengan AC Milan

257
0
Aksi pemain Juventus, Cristiano Ronaldo saat berlaga melawan Hellas Verona dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadion Stadio Marc'Antonio Bentegodi, Verona, Italia, 8 Februari 2020. Dalam laga tersebut, Ronaldo juga mencetak rekor terbaru. REUTERS/Alberto Lingria

DETIKEPRI.COM, BOLA – Juventus harus berjuang kuat untuk bisa berada diposisi puncak Serie A, setelah kalah dengan Verona 2-1 mengakibatkan semua pihak murung dan harus bekerja keras untuk bisa bertahan dan naik di puncak.

Kondisi ini dengan murungnya Cristian Ronaldo akibat kekalahan yang terjadi di Verona, hal senada juga terlihat dengan wajah murung manager juventus.

Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, merajuk usai bertanding melawan Hellas Verona di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Ahad lalu. Pemain berusia 35 tahun itu menolak ajakan swafoto sejumlah fan selepas laga.

Kekalahan 1-2 dari Verona dalam laga lanjutan Seri A pada musim ini menjadi biangnya. Awalnya wajah Ronaldo cerah setelah mencetak gol pada menit ke-65. Namun dengan susah-payah Si Nyonya Tua—julukan Juventus—mempertahankan keunggulan dengan skor 1-0 itu.

Tuan rumah justru mampu membalikkan keadaan lewat gol Fabio Borini dan Giampaolo Pazzini dalam 15 menit waktu tersisa. Skor malah menjadi 2-1 untuk Verona. Sejak itu, wajah pemain berjulukan CR7 tersebut terlihat masam.

Kekalahan ini seperti mencoreng prestasi gemilang Ronaldo. Sebab, gol ke gawang Marco Silvestri berbuah rekor anyar untuk Juventus. Ronaldo menjadi satu-satunya pemain Il Bianconeri yang mampu mencetak gol dalam 10 laga Seri A tanpa jeda. Sebelumnya, hanya David Trezeguet yang mampu bikin gol maraton dalam sembilan laga.

Sejumlah media Italia menyebut Ronaldo menyalahkan rekan-rekannya, terutama barisan bek yang dianggap tak tangguh dalam mengawal perlawanan Verona. Namun sebenarnya bukan cuma Ronaldo yang sedih setelah Juve ditumbangkan oleh Verona. Hampir semua pemain Juventus lesu lantaran selisih tiga poin dengan Inter Milan sirna sudah.

Kemenangan 4-2 Inter dalam laga Derby Della Madonnina—melawan AC Milan—membuat perolehan poin Il Nerazzurri dan Juventus sama, yakni 54 angka. Kini Inter dan Juve duduk di posisi pertama dan kedua klasemen sementara Seri A.

Manajer Juventus, Maurizio Sarri, ikut-ikutan jengkel terhadap mental anak-anak didiknya. Pelatih berusia 61 tahun itu mengatakan kekalahan dari Verona sebagai peringatan bagi para pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here