Beranda Daerah Prabowo Ditantang Buka-bukaan Dalang Kasus 98, Ini Tanggapan Gerindra

Prabowo Ditantang Buka-bukaan Dalang Kasus 98, Ini Tanggapan Gerindra

136
0
BERBAGI
Prabowo Ditantang Buka-bukaan Dalang Kasus 98, Ini Tanggapan Gerindra
Prabowo Ditantang Buka-bukaan Dalang Kasus 98, Ini Tanggapan Gerindra | Photo: Ilustrasi/Ptr/Liputan6

DETIKEPRI.COM, NASIONAL – Kasus kerusuhan pada Mei 1998 lalu masih menyisakan luka dalam bagi korban kerusuhan dan penculikan aktivis ’98. Hingga saat ini belum dapat diungkap siapa dalang sebenarnya, bahkan sampai hari ini masih mengambang tak ada kejelasan tentang dalam dibelakangnya.

Justru tudingan itu terus di lontarkan oleh pihak manapun bahwa dalang kerusuhan 98 adalah Prabowo, hingga saat ini prabowo hanya bisa bungkam dan diam tanpa ada upaya pembelaan diri.

Bahkan tudingan aktor sebenarnya dari kasus penculikan dan penembakan aktivis ’98 masih terus melekat di bahu Prabowo.

Dilansir DetiKepri dari laman SindoNews, Saran Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah agar Prabowo Subianto mengungkapkan secara gamblang mengenai peristiwa penculikan aktivis 1998 ditanggapi oleh Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade.

Andre mengatakan saat ini fokus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat ini adalah gugatan perselisihan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya boleh juga. Tapi sekarang kan kita fokus di MK. Satu-satu lah. Jadi mungkin nanti lah ya,” ujar Andre kepada SINDOnews, Rabu (12/6/2019).

Andre yang juga sebagai salah satu Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi ini berterima kasih kepada Fahri Hamzah atas masukan tersebut.

“Terima kasih atas cuitan Bang Fahri itu masukannya. Tapi kita lagi fokus di MK. Ini sudah diujung. Jadi untuk sementara, fokus kami di MK,” ujar Andre.

Permintaan agar Prabowo menjelaskan kasus penculikan aktivis 98 disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter, Selasa 11 Juni 2019.

Pernyataan Fahri menyikapi pemberitaan media yang kembali mengangkat kisah Tim Mawar dari Kopassus yang dikaitkan dengan peristiwa tersebut.

“Kalau saya jadi Pak Prabowo, ini waktunya bicara. Sudah cukup 21 tahun diam soal-soal yang dituduhkan kepadanya. Undang media, buka semua kejadian di masa lalu. Agar publik mendapat pencerahan dari prinsip liput kedua sisi (cover both side). Ini PR Pak prabowo,” kata Fahri melalui akun Twitternya, @Fahrihamzah, Selasa (11/6/2019).

Menurut Fahri, kisah Tim Mawar yang kembali diangkat oleh media menjelang sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) membuat publik tidak dapat membaca semua sisi dari Prabowo.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here