Beranda Internasional Puluhan WNI Terjebak di Bandara Hongkong, Ketakutan Saat ada Polisi dan Pendemo

Puluhan WNI Terjebak di Bandara Hongkong, Ketakutan Saat ada Polisi dan Pendemo

175
0
BERBAGI
Rombongan atlet renang DKI Jakarta saat berada di KJRI Hong Kong menjelang keberangkatan ke bandara pada Selasa (13/08) pagi. | Photo : Gama Hakim/BBC

DETIKEPRI.COM, HONGKONG – Demonstrasi yang pecah di Hongkong terus berjalan hingga saat ini, bahkan awalnya demo damai berakhir dengan bentrokan antara pendemo dengan aparat keamanan, pemukulan dan penangkapan juga menjadi warna di demo hongkong.

Tidak sedikit dari pendemo yang ikut menjadi korban pemukulan dan bahkan kekerasan, banyak dunia internasional menyoroti demo di hongkong, sebab pasar elektronik terbesar asia saat ini sudah tidak dapat berjalan dengan baik akibat aksi demo besar-besar tersebut.

Terlebih dengan Warga Negara Republik Indonesia yang saat ini sedang berada di Hongkong, tidak sedikit dari mereka merasa ketakutan saat ada polisi dan para pendemo.

WNI tidak dapat berbuat banyak terlebih lagi bandara di tutup dan tidak aktifitas penerbangan kemanapun, sehingga Hongkong saat ini lumpuh dan tidak aktifitas bisnis apapun.

Dihantui kemungkinan adanya unjuk rasa susulan, puluhan WNI kembali mendatangi bandara Hong Kong, Selasa (13/08), untuk pulang ke Indonesia setelah sempat terjebak unjuk rasa di bandara itu pada Senin.

Selasa pagi, sekitar pukul 09.15 waktu setempat, 47 orang atlet renang DKI Jakarta serta pelatih dan pengurusnya, meninggalkan Kantor KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Hong Kong, menuju bandara.

Rombongan ini terdiri tim pelatda DKI Jakarta yang berjumlah 28 orang serta tim renang mahasiswa (PPLM) Jakarta berjumlah 19 orang.

Menurut pelatihnya, para atlet renang ini berada di Hong Kong untuk melakukan try out dalam kejuaraan renang Hong Kong Open 2019.

Mereka menginap di kantor konsulat setelah dijemput pihak KJRI di bandara Hong Kong pada Senin malam setelah penerbangan mereka ditunda karena pengunjukrasa memblokade bandara.

Selain atlet renang asal Jakarta, ada sekitar 20 WNI lainnya, seperti pekerja migran dan perorangan, yang sempat terjebak di bandar udara Hong Kong, sehingga tertunda penerbangannya, kata pejabat KJRI.

“Kita sedang mempersiapkan keberangkatan (puluhan WNI) untuk balik ke bandara untuk memproses penerbangan ke Indonesia,” kata Pelaksana Tugas Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Mandala Purba, dilansir dari laman BBC News Indonesia.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here