Beranda Daerah Dinyatakan Sehat, Seluruh WNI yang dikarantina Akibat Virus Corona di Pulangkan

Dinyatakan Sehat, Seluruh WNI yang dikarantina Akibat Virus Corona di Pulangkan

262
0
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2/2020). | Photo : ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

DETIKEPRI.COM, NATUNA – Setelah dinyatakan sehat dan tidak lagi ada bibit penyakit virus corona, seluruh WNI yang dikarantina di Natunia kembali pulang ke rumah mereka masing-masing.

Sebanyak 285 WNI, termasuk mahasiswa Indonesia, diplomat dan kru pesawat, telah meninggalkan pusat observasi di Natuna, Kepulauan Riau, dan terbang menuju Jakarta dalam tiga pesawat berbeda pada Sabtu (15/2).

Mereka dinyatakan dalam keadaan sehat.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabpad) Laksamana Madya TNI Yudo Margono, yang ditugasi memimpin proses observasi hingga pemulangan, mengatakan timnya telah menyerahkan 285 WNI kepada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi untuk selanjutnya menyerahkan mereka kepada keluarga masing-masing.

“Seluruhnya telah diterbangkan dengan tiga pesawat ke Halim Perdana Kusuma Jakarta,” kata Yudo kepada BBC Indonesia Sabtu (15/2).

“Seluruhnya dinyatakan sehat dan akan diberikan surat keterangan sehat oleh Kementerian Kesehatan.”

Menurut Yudo, para WNI tersebut dibagi ke dalam tiga kelompok berbeda dan terbang dengan dua pesawat Boeing dan satu pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Pesawat yang membawa mereka terbang secara bergilir mulai pukul 13.20 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

“Selanjutnya seluruh peralatan yang digunakan selama proses observasi akan disemprot disinfektan,” kata Yudo.

Yudo menambahkan, selanjutnya Kogasgabpad yang bertugas menangani proses observasi akan dibubarkan pada 17 Februari mendatang dan Hanggar Pesawat Lanud Raden Sadjad yang menjadi pusat karantina akan kembali ke fungsi aslinya.

Sebelumnya, pemerintah daerah menyatakan mereka yang pulang dinyatakan aman dari virus corona, tapi tetap diminta menjauhi kerumunan dalam waktu dekat.

Seperti apa kondisi WNI selama observasi di Natuna?

Salah satu WNI yang mengikuti observasi kesehatan di Natuna adalah Rio Alvi. Ia merupakan mahasiswa pascasarjana dari China University of Geoscienes.

Ia mengaku selama proses observasi hampir dua pekan seluruh WNI hidup seperti biasanya. “Ya kayak hidup sehari-hari. Makan, bangun pagi. Ibadah. Biasa aja lah,” katanya kepada BBC News Indonesia, Jumat (14/02)

Rio juga mengaku selama observasi, dinas kesehatan melakukan pengecekan kesehatan seperti suhu tubuh dan tensi darah. “Kalau dari dinkes dua hari sekali ngecek,” katanya.

Tinggalkan Balasan