Beranda Daerah KLHK Temukan Beberapa Kontainer Berisi Sampah Mengandung Limbah Beracun Asal Singapura

KLHK Temukan Beberapa Kontainer Berisi Sampah Mengandung Limbah Beracun Asal Singapura

264
0
BERBAGI
KLHK Temukan Beberapa Kontainer Berisi Limbah Beracun Asal Singapura
KLHK Temukan Beberapa Kontainer Berisi Limbah Beracun Asal Singapura | Photo : Ist/Net/tribunnews.id

DETIKEPRI.COM, BATAM – Limbah Beracun yang dikirim dari negara tetangga Singapura menjadi polemik baru bagi Kota Batam, sebab belum ada tempat untuk melakukan cleaning daur ulang limbah. Terlebih lagi limbah yang dikirim dari negara Singapura merupakan limbah berbaya.

Pemerintah Kota Batam harus lebih memperketat barang masuk ke Batam, terlebih lagi kontainer-kontainer yang beri limbah beracun, sebab Batam bukan tempat penampungan limbah.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam serta Bea Cukai Batam melakukan kunjungan untuk melakukan pengecekan limbah impor dari Singapura di Pelabuhan Batuampar.

BACA JUGA :  Nasdem Kota Batam Siap Bersaing Sehat di Pemilu 2019

“Ini bukan inspeksi mendadak (sidak), tapi kunjungan. KLHK bersama instansi lain melakukan pengecekan kontainer-kontainer berisi limbah dari Singapura,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) BC Batam, Sumarna, Kamis (13/6) malam. dilansir dari laman batampos.co.id

Setelah dilakukan pengecekan terhadap kontainer-kontainer tersebut, KLHK menyatakan bahwa sebagian besar berisi limbah beracun dan berbahaya.

BACA JUGA :  Ada Sekitar 564 Titik Shalat Eid Yang Disiapkan Kemenag Kota Batam

Mengenai statusnya kelak, apakah akan dikirim kembali ke negara asal atau ada opsi lain, KLHK masih melakukan pengujian di laboratorium milik KLHK dan BC.

Ada sekitar 57 kontainer yang diperiksa oleh KLHK dan BC. Tapi hingga berita ini diturunkan, baru tujuh yang diperiksa.

Tiga diantaranya terindikasi ada limbah berbahaya sehingga akan diuji lebih lanjut di laboratorium dan empat dinyatakan bersih sehingga impornya disetujui karena tak ada limbah berbahaya didalamnya. Sedangkan sisanya masih menunggu pengecekan berikutnya.

BACA JUGA :  2 Orang Kritis, 1 Orang Meninggal Dunia, Akibat Tersambar Petir di Nongsa

“Pada awalnya ada pengajuan impor plastik bekas. BC kemudian melakukan nota hasil intelijen (NHI) untuk pemeriksaan fisik. Sampel diambil dan diuji, dan ternyata positif mengandung limbah beracun dan berbahaya,” paparnya.(Ptr)

Sumber : batampos.co.id

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here