Beranda Berita Daerah PT Ganesha Bangun Riau Sarana, Diduga kuat Pekerjakan Anak Dibawah Umur

PT Ganesha Bangun Riau Sarana, Diduga kuat Pekerjakan Anak Dibawah Umur

255
0

Berarti 18 tahun adalah usia minimum yang diperbolehkan pemerintah untuk bekerja.

Pasal 74 juncto Pasal 183 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Dalam pasal tersebut, ancaman pidananya lima tahun penjara.

Belakangan perusahaan yang menang tender pembangunan jembatan SP-II dengan pagu anggaran 72 miliar itu berjanji akan memberikan hak-hak pekerja Seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Dikonfirmasi Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Kepulauan Anambas Ronal Sianipar, mengutuk jika perusahaan memperkerjakan anak di bawah umur dengan tingkat resiko tinggi.

Dia menyebut, jika ini benar perusahaan harus bertanggung jawab dan akan dikenakan sanksi. “Perlu dipertanggungjawabkan, karena sudah melanggar undang-undang. Yang kedua kalau dia cedera karena pekerjaan harus ditangani dengan baik. KPPAD siap membantu hal ini” terangnya, Rabu 14/10/20.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas, Iptu Julius Silaen, saat dikonfirmasi media ini menerangkan, kasus tersebut sedang ditangani Polres Kepulauan Anambas dan masih dalam tahap penyelidikan.

“Kasus itu masih kita proses, masih kita selidiki, kita masih minta keterangan beberapa orang, masih berjalan,” terang Julius. Rabu, 14/10/20.

Ia menambahkan, nantinya semua yang terkait dengan hak-hak pekerja dan kewajiban perusahaan akan disampaikan setelah gelar perkara. “Nanti semua akan kita selidiki” tambahnya.

Sementara, itu Direktur Perusahaan PT Ganesha Bangun Riau Sarana, Rafni. R tidak bersedia dikonfirmasi media ini. Bebepa panggilan telpon dan pesan singkat yang dikirimkan belum dijawab. (Rohadi/Red).