Beranda Liputan Khusus Syiar Islam Dahulukan Adab baru Ilmu, Sebuah Study Penerapan Ahlaq dalam Islam

Dahulukan Adab baru Ilmu, Sebuah Study Penerapan Ahlaq dalam Islam

235
0
IKLAN

Diketahui sejatinya Seorang muslim diwajibkan menuntut ilmu karena orang berilmu memiliki banyak keutamaan. Seorang muslim yang menuntut ilmu dan berilmu juga dijanjikan pahala oleh Allah. Misalnya, derajat orang berilmu ditinggikan, seperti dalam firman Allah SWT:

يَرۡفَعِ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مِنۡكُمۡ ۙ وَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡعِلۡمَ دَرَجٰتٍ

Artinya: “Niscaya Allah akan mengangkat derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”(Al-Mujadalah: 11).

Dan dalam hadits Rasulullah juga disebutkan bahwa orang yang berilmu, kemudian mengajarkan ilmunya kepada orang lain, akan selalu diberi ganjaran pahala walaupun ia telah meninggal dunia.

“Jika manusia meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga perkara: sedekah jariahnya, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang saleh yang mendoakan kedua orang tuanya.” (HR Bukhori dan Muslim).

Namun Islam mengajarkan kewajiban walaupun menuntut ilmu, Islam juga mengajarkan akan pentingnya adab dalam menuntut ilmu. Agar ilmu yang diperoleh tidak membuat seseorang menjadi sombong, takabur, angkuh dan ujub pada orang lain atas ilmu yang diperoleh nya.

1
2
3
SebelumnyaTujuan Jahat Heru Budi, Kuliti Warisan Gubernur Anies
SelanjutnyaJum’at Berkah : Pegadaian Syariah Bhakti Sosial Bersama DLH Kota Batam