Beranda Lifestyle Anak Alami Kejang, Berikut 8 Penyebab dan Cara Penanganannya

Anak Alami Kejang, Berikut 8 Penyebab dan Cara Penanganannya

170
Anak Alami Kejang, Berikut 8 Penyebab dan Cara Penanganannya | Photo : Dok.Istimewa

DETIKEPRI.COM, KESEHATAN – Kejang sering terjadi pada anak tidak hanya bagi anak yang memiliki riwayat epilepsi, namun kondisi ini dapat dialaminya dengan beberapa hal.

Untuk orang tua jangan langsung khawatir dan panik, menangani anak kejang harus dengan tenang sehingga dapat ditangani dengan baik.

Penyebab kejang pada anak bisa dipengaruhi oleh berbagai kondisi, hal itu yang membuat penyebab pasti kejang belum diketahui dengan pasti. Lantas, keadaan seperti apa yang bisa membuat anak menjadi kejang? Simak selengkapnya di bawah ini.

Mengenali Berbagai penyebab Kejang pada Anak

Sebelum menjelaskan mengenai berbagai hal yang bisa menyebabkan seorang anak mengalami kejang, penting untuk diketahui bahwa sel saraf (neuron) di otak membuat, mengirim, dan menerima impuls listrik, di mana hal itulah yang memungkinkan sel saraf otak berkomunikasi. Apa pun yang mengganggu jalur komunikasi ini dapat menyebabkan kejang.

BACA JUGA :  Cara Benar Menghilangkan Seluit di Paha, Simak Penjelasannya!

Berikut adalah berbagai penyebab kejang pada anak yang harus dipahami oleh orang tua, di antaranya:

1. Epilepsi

Penyebab paling umum dari kejang adalah epilepsi. Namun tidak setiap orang yang mengalami kejang menderita epilepsi. Penyakit yang dikenal juga sebagai penyakit ayan ini terjadi saat impuls listrik pada otak melebihi batas normal.

Kondisi ini bisa menyebar ke area di sekitarnya dan menimbulkan sinyal listrik yang tidak terkendali. Sinyal yang juga terkirim pada otot tersebut menimbulkan kedutan hingga kejang. Tingkat keparahan setiap orang berbeda-beda, ada yang berlangsung beberapa detik atau menyebabkan gerakan berulang.

BACA JUGA :  Para Wanita Perlu Tau Hal ini, 6 Gejala Kista Ovarium.

2. Meningitis

Peradangan yang terjadi pada meningen, lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang ternyata juga bisa menjadi penyebab kejang pada anak. Meski kondisi ini memiliki gejala yang mirip dengan flu, orang tua harus mewaspadai bahwa selain menimbulkan kejang, kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan pada leher.

3. Hiponatremia

Hiponatremia adalah kondisi di mana kadar kadar natrium (sodium) dalam darah di bawah batas normal. Padahal, natrium memiliki banyak fungsi bagi tubuh. Apabila kadar natrium turun dengan cepat, beberapa gejala yang bisa terjadi adalah kejang, mual, muntah, sakit kepala, lemas, kram, hingga menyebabkan penurunan kesadaran.

BACA JUGA :  Ingin Tetap Bugar dan Sehat Walau Telah Lanjut Usia

4. Cedera Kepala

Cedera kepala adalah kondisi di mana kepala mengalami benturan dari luar dan bisa menyebabkan menurunnya fungsi otak. Cedera kepala sendiri memiliki tingkat keparahan dari ringan, sedang, dan berat. Penyebab kejang pada anak umumnya terjadi jika anak mengalami cedera tingkat sedang hingga berat.

5. Tumor Otak

Penyebab kejang pada anak berikutnya juga bisa disebabkan oleh tumor otak. Kondisi ini terjadi akibat perubahan atau mutasi genetik di dalam sel otak, namun penyebab perubahan genetik ini belum diketahui dengan pasti.

Tinggalkan Balasan