Beranda Olah Raga Valentino Rossi : Bakal Lompat Dari Balkon Jika dirinya di isonlasi di...

Valentino Rossi : Bakal Lompat Dari Balkon Jika dirinya di isonlasi di Aragon

142
Motogp Akan Atur Usia Pembalap, Demi Valentino Rossi Tetap Bisa Balapan | Photo : Ist/net

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Setelah menjalani balapan di LeMans Prancis dan hanya bisa balapan satu tikungan, Rossi dikejutkan dengan kabar terinfeksi virus corona. Hal ini sontak membuat geger jagat olah raga.

Pasalah pemegang piala dunia 9 kali berturut-turut sempat di timpa nasib sial, pasalnya baru awal balapan Rossi terjatuh di tikungan pertama dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Terlebih lagi kaki kanannya nyaris terlindas tunggan Johan Mir, beruntung Johan Mir dengan sigap menghindari kaki kanan Rossi.

Galal balapan di LeMans dan terinfeksi virus corona, ini menjadi pukulan berat bagi The Doctor. Terlebih lagi Rossi tak dapat ikut balapan akhir pekan ini di Aragon.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi tentu sangat sedih dirinya positif Covid-19 dan harus absen dari MotoGP Aragon, Spanyol, 16-18 Oktober. Namun, ia bersyukur dapat kesempatan menjalani isolasi mandiri di rumahnya yang adai Tavullia Italia. Demikain yang ia nyatakan via Radio Deejay, Jum’at (16/10/2020).

Belum diketahui bagaimana bisa Rossi terjangkit virus itu, namun Yamaha dan Rossi menegaskan bahwa sembilan kali juara dunia tersebut tak melanggar protokol kesehatan. Ia meninggalkan Le Mans, Prancis, Minggu (11/10/2020) dan pulang ke Tavullia, Italia, bahkan sama sekali tak keluar rumah.

Sayang, saat hendak berangkat ke MotorLand Aragon, Rossi bangun tidur dengan demam dan tulang yang pegal-pegal. “Pada Selasa pagi, saya menjalni tes PCR yang hasilnya negatif. Jadi saya dapat lampu hijau masuk paddock (akhir pekan ini.” ujar Rossi seperti yang dikutip dari Motorsport.com.

Ogah Isolasi Mandiri Jauh dari Rumah

Namun, rider berusia 41 tahun ini punya perasaan tak enak pada Rabu (14/10/2020) malam. “Pada Rabu malam, saya mulai merasa tak enak badan, dan gejalanya meuruk ke virus Corona : Punggung sakit, tulang pegal, pusing…. saya cek suhu dan hasilnya 37,6°C,” Ungkap Rossi.

Mengingat tubuhnya tak kunjung membaik, Rossi segera memanggil dokter keesokan harinya, saat hendak pergi ke Aragon. Ia menjalani tes ‘PCR Cepat’ dan ‘PCR Standar’. Tes cepat menunjukan hasil negatif, namun tes standarnya positif. Alhasil, ia harus absen akhir pekan ini.

Tinggalkan Balasan