Beranda Ekbis Gegara Kerusuhan di Pabrik Apple di China, Produk Baru Apple Terhenti

Gegara Kerusuhan di Pabrik Apple di China, Produk Baru Apple Terhenti

320
0
IKLAN

Klaster industri China juga menguntungkan perusahaan, tambahnya. Banyak pemasok teratas bersedia bekerja lebih sedikit saat bermitra dengan Apple, sehingga mereka dapat belajar dari kehebatan rantai pasokannya dan, pada gilirannya, memenangkan lebih banyak kontrak dengan merek China yang bertujuan untuk mencerminkan kesuksesan Apple.

“Model bisnis Apple adalah tentang memaksa pemasok untuk bersaing satu sama lain untuk menghindari ketergantungan yang berlebihan pada pemasok tunggal mana pun,” kata eksekutif tersebut.

Apple tampaknya akan lebih condong ke strategi itu untuk meredakan risiko rantai pasokan.

Selain melakukan diversifikasi ke Vietnam dan India, Apple juga berencana untuk mengontrak kelompok pemasok yang lebih luas di China juga. Alasannya adalah memilih lebih banyak pemenang dari kumpulan perusahaan pesaing akan menghentikan munculnya satu titik kegagalan.

Menambah sakit kepala dari snafus COVID Beijing adalah pembatasan baru Washington yang menghalangi perusahaan Amerika Serikat untuk melakukan bisnis dengan perusahaan paling inovatif di ekosistem teknologi China.

1
2
3
4
5
6
7
8
SebelumnyaPenangguhan jurnalis oleh Twitter menarik reaksi global
SelanjutnyaMaroko Gagal Rebut Posisi Ketiga, Skor Akhir 1-2 Lawan Kroasia
DETIKEPRI Menugaskan Putra Piasaulu sebagai Wartawan untuk Media Online dibawah naungan PT. SANG PENULIS MELAYU. "Menulis adalah satu kegiatan yang menyenangkan, oleh sebab itu menjadi seorang wartawan adalah pekerjaan yang tak mengenal lelah, dan selalu memberikan kreatifitas dan tulisan yang menarik".