Beranda Ekonomi & Bisnis Cara Budidaya Porang, Tanaman Umbi yang dianggap Hama

Cara Budidaya Porang, Tanaman Umbi yang dianggap Hama

546
0
Cara Budidaya Porang, Tanaman Umbi yang dianggap Hama | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, EKONOMI & BISNIS – Porang banyak tumbuh di tanah yang beriklim tropis, terlebih lagi tanaman Porang biasa dianggap sebagai hama, apa lagi tanaman ini berbahaya untuk dikonsumsi langsung, disamping umbi ini bergetah dan gatal.

Umbi ini tidak bisa di makan sebelum dilakukan pengelolaan yang menghilangkan racunnya, tidak banyak yang mengetahui tentang manfaat dan fungsi taman ini.

Tanaman umbi yang selalu ada di sela-sela tanaman lain dan selalu di bunuh karena dianggap sebagai tanaman pengganggu atau hama.

Tanaman umbi porang yang dikenal dengan nama amorphopallus oncophillus ini tengah ramai menjadi perbincangan. Banyak pihak yang tertarik untuk membudi daya tanaman ini karena jutaan manfaatnya dan juga peluang ekspornya yang menggiurkan.

Porang dapat hidup subur pada hutan tropis. Tanaman yang juga disebut iles-iles ini dikategorikan termasuk tanaman semak dengan memiliki ciri tinggi mencapai 100-250 cm dengan umbi tanaman berada di dalam tanah.

Ciri lainnya, porang memiliki batang yang tegak, lunak, dan tekstur batang yang halus berwarna hijau atau hitam belang-belang dengan totol putih.

Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 mdpl.

Bahkan, sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain.

Untuk bibitnya, biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung.

Meskipun tanaman porang mudah tumbuh pada berbagai jenis tanah, Namun dalam budidaya tanaman porang agar berhasil dengan baik, sebaiknya perlu memperhatikan syarat-syarat berikut ini:

Keadaan Iklim

Tanaman porang dapat tumbuh pada ketinggian antara 0-700 mdpl, namun yang paling ideal berada pada ketinggian 100-600 mdpl.

Tanaman Porang memiliki sifat khusus yaitu sangat toleransi terhadap naungan atau tempat teduh (tahan tempat teduh). Tanaman Porang hanya membutuhkan cahaya maksimum sampai 40%.

Keadaan Tanah

Untuk hasil yang optimal, tanaman porang menghendaki kondisi tanah yang gembur/ subur serta tidak becek (tergenang air) dengan Ph tanah antara 6 – 7 serta pada kondisi jenis tanah apa saja.

Tinggalkan Balasan