Beranda Internasional Mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi Meninggal Dunia, Saat Pidato

Mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi Meninggal Dunia, Saat Pidato

267
0
BERBAGI
Mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi Meninggal Dunia, Saat Pidato
Mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi Meninggal Dunia, Saat Pidato | Photo : Istimewa/Net/Aljazeera

DETIKEPRI.COM, MESIR – Kabar meninggal Presiden Mohammed Mursi yang diberitakan media setempat mengejutkan banyak pihak, sebab presiden yang dikudeta pada 3 Juli 2013 lalu memberikan pidato terakhirnya dan setelah selesai memberikan pidato dia mengacungkan jarinya setinggi-tingginya dan terjatuh serta dinyatakan meninggal dunia.

Mohamed Morsi, presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, telah meninggal pada usia 67 setelah tampil di pengadilan di Kairo, menurut media pemerintah.

Seorang anggota organisasi Ikhwanul Muslimin, Morsi datang ke kantor pada Juni 2012 setelah memenangkan 51,7 persen suara dalam pemilihan nasional, setelah revolusi Mesir 2011.

Namun, hanya satu tahun yang singkat dan bergolak, waktu Morsi di kantor diperpendek dalam pengambilalihan militer di tengah-tengah protes rakyat besar-besaran terhadap pemerintahannya.

Dilansir dari Aljazeera.com Dia digulingkan pada 3 Juli 2013, dalam kudeta yang dilakukan oleh Presiden Abdel Fattah el-Sisi saat ini dan ditempatkan di bawah tahanan rumah sebelum dipindahkan ke penjara.

Pada 2015, ia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena memerintahkan penangkapan dan penyiksaan terhadap demonstran selama demonstrasi di 2012.

Dia juga diadili dalam beberapa kasus berbeda dengan tuduhan mulai dari membocorkan informasi intelijen hingga berkolaborasi dengan pasukan asing hingga membebaskan tahanan dari penjara pada tahun 2011.

Pada 2016, ia dijatuhi hukuman seumur hidup karena melakukan spionase dalam kasus yang berkaitan dengan negara Teluk Qatar.

Dia diadili karena tuduhan spionase yang terpisah ketika dia pingsan di pengadilan dan kemudian meninggal pada 17 Juni 2019.

Hari Pertama Mursi bersama Ikhwanul Muslimin

Morsi hadir pada era politik di kalangan generasi Ikhwanul Muslimin yang berdemonstrasi di kampus universitas pada tahun 1970-an, tetapi ia bukan bagian dari kelompok yang memprotes ini.

“Dia bukan seorang pemimpin mahasiswa; dia bergabung dengan Ikhwan secara relatif terlambat,” kata Abdullah al-Arian, asisten profesor di Sekolah Layanan Luar Negeri Universitas Georgetown di Qatar yang berspesialisasi dalam gerakan Islam modern.

“Alih-alih, dia adalah apa yang kamu sebut sebagai anggota setia yang tunduk pada kepemimpinan senior, dan karena kesetiaannya dihargai melalui promosi terus menerus.”

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here