Beranda Daerah Perahu Motor Arim Jaya Tenggelam, 17 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Perahu Motor Arim Jaya Tenggelam, 17 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

205
0
BERBAGI
Perahu Motor Arim Jaya Tenggelam, 17 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Perahu Motor Arim Jaya Tenggelam, 17 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia | Photo : Ist/Net/Sumenep

DETIKEPRI.COM, SUMENEP – Kejadian tragis menimpa masyarakat Sumenep, perahu motor yang ditumpangi sekitar 57 orang tenggelam dan menewaskan sekurangnya 17 orang. Bahkan tragisnya 2 orang penumpang ditemukan meninggal setelah beberapa beberapa jam Perahu Motor Arim Jaya tenggelam.

Korban meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya perahu motor Arim Jaya di Perairan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus bertambah. Data dari Badan SAR Nasional pukul 10.12 WIB, Selasa, 18 Juni 2019, total korban tewas 17 orang. Satu korban hilang masih dicari.

“Jumlah POB (penumpang dan ABK KM Arim Jaya) 57 orang. Ditemukan MD (meninggal dunia) 17 orang, selamat 39 orang, dan dalam pencarian satu orang,” dikutip siaran pers Media Center Basarnas Surabaya pada Selasa. Dilansir dari Viva.co.id

Dari korban tewas sebanyak itu, jenazah dua korban ditemukan beberapa jam setelah perahu rakyat na’as tersebut tenggelam pada Senin pagi, 17 Juni 2019. Sisanya, 15 orang, jenazahnya ditemukan tim gabungan Basarnas pada Selasa pagi ini.

Kelima belas jenazah itu dibawa ke kantor Kecamatan Dungkek untuk dilakukan proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur. “Polda Jatim dibantu Polres setempat dirikan Posko DVI di lokasi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Tim DVI Polda Jatim dikirim ke Sumenep karena jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia cukup banyak. Untuk dua jenazah yang ditemukan kemarin sudah teridentifikasi, yakni atas nama Zahra (28 tahun) dan Hanisah (30). “Jenazah yang ditemukan hari ini sudah ada bagian tubuh yang rusak, makanya perlu identifikasi,” kata Barung.

Perahu motor Arim Jaya berangkat dari Pelabuhan Gua-Gua, Kecamatan Raas, menuju Pelabuhan Kalianget, Kota Sumenep, dengan membawa penumpang sebanyak lebih dari 50 orang, pada Senin pagi, 17 Juni 2019. Kapal jenis 6 GT itu dinakhodai pemilik perahu, Arim, dan Sarmawi. Jumlah penumpang diduga melebihi kapasitas, dari seharusnya 30 orang.

Sesampai antara Pulau Sapudi dan Giliyang, ombak besar mengadang. Kapal sepanjang kira-kira 10 meter itu tak mampu melewati hantaman ombak hingga terguling lalu tenggelam dan menumpahkan semua penumpangnya. Satu jam terombang-ambing di tengah laut, lima perahu nelayan mendekat dan melakukan pertolongan.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here