Beranda Daerah Jepang dan Malaysia Pecat Dirut PLN Akibat Mati Lampu, Bisakah Indonesia Lakukan...

Jepang dan Malaysia Pecat Dirut PLN Akibat Mati Lampu, Bisakah Indonesia Lakukan Hal Sama

472
0
BERBAGI
Jepang dan Malaysia Pecat Dirut PLN Akibat Mati Lampu, Bisakah Indonesia Lakukan Hal Sama | Photo : Putra Piasaulu

DETIKEPRI.COM, BATAM – Pemadaman listrik memang hal yang biasa terjadi dimanapun, penyebabnya adalah kesalah teknis atau ada masalah pada pembangkit listrik itu sendiri, kerusakan pada perangkat keras listrik menjadi penyebab terjadinya pemadaman.

Bahkan menyelesaikan masalah pada kerusakan tidak bisa dalam waktu yang singkat butuh beberapa waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut, sehingga masyarakat harus menanggung akibat pemadaman tersebut.

Yang lebih lagi akibat pemadaman ini bisa berujung maut dengan terjadi kebakaran karena warga menggunakan lilin ataupun sejenisnya untuk mendapat penerangan sementara.

Lantas bagaimana dengan negara maju apakah pemadaman lumrah terjadi dan benarkah masyarkat negara maju tidak mendapat konpensasi apapun dari pemadaman yang terjadi di negara tersebut.

Bahkan yang terjadi di Jepang seorang Direktur Utama perusahan Listrik negara rela mengundurkan diri dan pemerintah siap memberikan ganti rugi.

Begitu juga dengan di Kuala Lumpur, perdana Menteri Mahatir Muhammad langsung pecat Direktur Utama PLN karena terjadi pemadaman listrik.

Bagaimana dengan Indonesia terutama Batam, jelas pemadaman bergilir bakal mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat dan pelaku usaha, listrik adalah sentral kebutuhan masyarakat dan juga industri kecil dan menengah, terjadinya pemadaman bakal menghentikan sementara aktifitas produksi dan kerugian bakal terjadi karena terhentinya aktifitas produksi.

Beberapa hari ini Bright PLN Batam melakukan pemadaman hingga 4 hari dan sesuai keterangan Humas Bright PLN Batam bahwa pemadaman akan berlangsung hingga 19 Juli 2019.

Kompensasi apa yang akan diberikan oleh PLN melansir dari keterangan Sekper Bright PLN Batam Pak Denny Hendri Wijaya bahwa masyarakat bakal diberikan konpensasi sesuai mekanisme yang telah diatur.

Masyarakat merasa rugi dengan terjadi pemadaman bergilir, walau keluh kesah tersebut hanya bisa di sampaikan sesama warga saja.

Harapan masyarakat Bright PLN Batam bisa memberikan perhatian lebih terhadap pemadaman bergilir, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kearah yang lebih baik.(Ptr)

BACA JUGA BERITA LAINNYA :

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here