Beranda Ekonomi & Bisnis Lagi-Lagi China Gelontorkan Dana Rp.15.6 Triliun, Sebagai Dana ‘Hijau’

Lagi-Lagi China Gelontorkan Dana Rp.15.6 Triliun, Sebagai Dana ‘Hijau’

516
0

“Batu bara jelas tidak pernah hijau,”kata Liu Junyan, Juru Kampanye Senior Iklim dan Energi Greenpeace Asia Timur seperti dikutip Reuters, Senin (19/8).

Dia menambahkan, tujuan untuk mengembangkan teknologi batu bara bersih seharusnya adalah upaya mengatasi risiko lingkungan yang ditimbulkan oleh industri batu bara. Namun, untuk beberapa metode ini, risiko ‘batu bara bersih’ bahkan lebih besar daripada masalah aslinya.

China Energy News, media yang dikelola oleh surat kabar milik Partai Komunis People’s Daily melaporkan bahwa lebih dari 80 persen dana energi terbarukan pemerintah pusat tahun ini digunakan untuk mendanai bahan bakar fosil seperti metana batu bara dan gas serpih pada tahun 2018.

China juga menyetujui kapasitas penambangan batu bara tahunan baru sebesar 141 juta ton pada paruh pertama tahun ini. Angka itu jauh lebih besar dibanding kapasitas penambangan batu bara tahunan pada 2018 yang secara keseluruhan sebesar 25 juta ton.

Kelompok industri memprediksi akan ada lebih banyak pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang dibangun di masa mendatang. Total kapasitas tenaga batu bara memuncak pada 1.300 gigawatt, yang berarti 290 GW lain dapat beroperasi.(Reuters/Ptr)

EDITOR’S PICKS

Sumber : reuters

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here