Beranda Ekonomi & Bisnis Emas Berpotensi Tembus hingga $1.560, Terlihat Kecenderungan Menguat dalam beberapa hari

Emas Berpotensi Tembus hingga $1.560, Terlihat Kecenderungan Menguat dalam beberapa hari

269
0
Emas Berpotensi Tembus hingga $1.560, Terlihat Kecenderungan Menguat dalam beberapa hari | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, EKONOMI & BISNIS – Dalam beberapa minggu terakhir terlihat pergerakan emas lebih stabil dan cenderung terjadi peningkatan, kondisi ini memungkinkan emas bisa tembus hingga $1.560.

Pergerakan emas ini menunjukan peningkatan positif akibat kebutuhan emas yang meningkat sehingga terjadi peningkatan yang signifikan.

Menabung emas merupakan salah satu faktor meningkatnya permintaan emas cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Harga emas diprediksi melanjutkan penguatan dan berpeluang menembus level US$1.560 pada perdagangan Senin (20/1/2020).

Valbury Asia Futures dalam publikasi risetnya menyampaikan harga emas naik di tengah stabilnya perekonomian China yang tumbuh di level 6 persen. Data ekonomi AS yang kuat juga memicu kenaikan di pasar saham.

“Tren harga emas menguat. Pada Senin (20/1/2020), level resistan US$1.561,85 per troy ounce, sedangkan level support US$1.550,15 per troy ounce,” paparnya dalam publikasi riset, dikutip dari bisnis.com Senin (20/1/2020).

Pada penutupan perdagangan Jumat (17/1/2020), harga emas spot meningkat 0,3% atau 4,73 poin menjadi US$1.557,24 per troy ounce. Adapun, harga emas Comex kontrak terakhir Februari 2020 naik 0,63% atau 9,8 poin menuju US$1.560,30 per troy ounce.

Sementara itu, dalam publikasi riset berbeda, analis Monex Investindo Futures Faisyal memaparkan harga emas bergerak naik meskipun masih berada di jalur penurunan mingguan terbesar dalam dua bulan terakhir.

Hal itu dipicu solidnya data ekonomi Tiongkok dan kesepakatan dagang fase pertama AS-Tiongkok, sehingga meningkatkan permintaan aset berisiko.

Bursa saham global juga naik ke rekor tertinggi setelah data ekonomi Tiongkok stabil. Meredanya perang dagang pun menghidupkan kembali kepercayaan pebisnis.

“Pasar saat ini mencari penggerak harga baru karena kesepakatan dagang telah ditandatangani dan telah dilakukan. Kemana perginya untuk saat ini agak tidak pasti dan itu mungkin akan mendukung harga emas,” paparnya.

Faisyal menuturkan analis dari salah satu broker internasional berpendapat bahwa prospek pertumbuhan dan outlook inflasi masih rapuh, sehingga mendukung harga emas.

sumber : Bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here