Beranda Olah Raga Rosi Harus Telan Pil Pahit, Hasil Kualifikasi Terpuruk di Posisi Ke Sembilan

Rosi Harus Telan Pil Pahit, Hasil Kualifikasi Terpuruk di Posisi Ke Sembilan

1394
Kendala Elektronik pada YZR-M1 masih menjadi faktor yang kuat untuk maksimal di sirkuit | Foto : Inet

DETIKEPRI.COM, MOTOGPR – Setelah hancur lebur di Valencia dan tes Mugello, Yamaha memulai rangkaian akhir pekan MotoGP Prancis dengan sangat baik. Rossi dan rekan satu timnya, Maverick Vinales, tidak menemui kesulitan berarti dalam mengamankan tiket babak Q2 kualifikasi.

Namun, skuad asal Iwata tidak berkutik pada sesi kualifikasi. Vinales hanya menempati posisi start kedelapan, lebih lambat 0,599 detik, sedangkan Rossi tepat berada di belakangnya. Tertinggal 0,715 detik atas pembalap satelit Yamaha Tech 3, Johann Zarco, yang mengamankan pole dengan rekor waktu tercepat 1 menit 31,185 detik.

BACA JUGA :  Valentino Rossi Tergeser dari Tim Pabrikan Yamaha pada 2021, Marini Protes Keras

Sadar motornya memiliki kecepatan sepanjang akhir pekan, pembalap 39 tahun itu mengaku kecewa dengan hasil kualifikasi yang didapatnya. Di sisi lain, ia juga memahami pembalap lain memiliki kecepatan yang lebih baik darinya.

“Saya berharap hasil sedikit lebih baik dari kualifikasi. Karena kemarin dan pagi ini saya cukup kuat,” terang Rossi. “Tapi saat lap dengan lap dengan ban lebih lunak, saya tidak maksimal. Saya melakukan kesalahan kecil, saya seharusnya bisa lebih baik.

“Tapi saya rasa potensi saya bisa [1 menit] 31,6-31,7 detik, saya bisa melaju 0,2 detik lebih cepat. Itu bukan perbedaan besar, masalahnya adalah pembalap lain lebih kencang.”

BACA JUGA :  Tagline "Satu Hati" Tetap Muncul di Musin 2018 ini

The Doctor mengalami kecelakaan di Tikungan terakhir saat sesi terakhir jelang kualifikasi, ia mengaku membuat kesalahan yang membuatnya terjatuh.

Memulai balapan dari baris ketiga, Rossi sadar akan menemui kesulitan. Meski mengaku kecepatannya tidak buruk, ia tahu setidaknya ada empat pembalap yang sama kencangnya dengan dirinya.

Oleh karena itu, ia merasa start akan menjadi sangat penting pada balapan yang akan berlangsung selama 28 lap.

BACA JUGA :  Catalunya Bakal Jadi Ajang Perebutan Bukti Kehebatan Para Pembalap

“Kami mencoba beberapa hal berbeda, sayangnya saya melakukan kesalahan di FP4 dan saya terjatuh,” akunya. “Toh kecepatan saya tidaklah buruk, tidak spesial tapi tidak buruk. Masalahnya, ada empat, lima, bahkan enam pembalap dengan kecepatan serupa, jadi ini akan sulit. dilansir dari laman motorsport.com

“Memulai balapan dari baris ketiga pastinya selalu menyulitkan, jadi start akan sangat penting, lap pertama, dan setelahnya kita lihat bagaimana kecepatan saya sampai penghujung balapan.”(Ptr)

Tinggalkan Balasan