Beranda Teknologi Konsumen Sering Batalkan Orderan, Bakal di Kenakan Denda, Berikut Penjelasan Grab Terkait...

Konsumen Sering Batalkan Orderan, Bakal di Kenakan Denda, Berikut Penjelasan Grab Terkait Pembatalan Orderan

314
0
BERBAGI
Sering Batalkan Orderan, Bakal di Kenakan Denda, Berikut Penjelasan Grab Terkait Pembatalan Orderan
Sering Batalkan Orderan, Bakal di Kenakan Denda, Berikut Penjelasan Grab Terkait Pembatalan Orderan | Photo : Ist/Net/Istimewa

DETIKEPRI.COM, TEKNOLOGI – Rasa kesal selalu di sampaikan para pengemudi Grab Car dan Grab Bike sebab pelanggan sering melakukan pembatalan sepihak dan pengemudi mendapat sanksi penurunan performa sehingga sulit untuk mendapatkan orderan kembali, terlebih lagi pembatalan yang dilakukan oleh pelanggan tidak hanya sekali.

Maka pengemudi mendapat sanksi lebih berat bahkan bisa tidak dapat menggunakan akunnya dalam kurun waktu tertentu karena di anggap lalai dalam menjalankan tugas.

Hal ini yang terkadang menjadi polemik bagi pengemudi sendiri, padahal pembatalan tersebut dilakukan oleh pelanggan, pengemudi yang mendapat hukumannya.

Aplikator transportasi berbasis online Grab Indonesia melakukan uji coba penerapan denda bagi penumpang yang membatalkan perjalanan.

Uji coba kebijakan ini dilakukan mulai 17 Juni 2019 di Lampung dan Palembang. Rencananya uji coba akan berlangsung selama sebulan.

“Di mana 100 persen dari biaya pembatalan akan diberikan kepada mitra pengemudi atas waktu dan upayanya menuju lokasi jemput penumpang,” demikian pernyataan tertulis Grab yang diterima, Selasa (18/6/2019).

Pihak Grab menjelaskan, bagi penumpamg yang membatalkan perjalanan dalam kurun waktu kurang lima menit, tidak akan dikenai biaya pembatalan.

Biaya pembatalan ini juga tidak berlaku jika mitra pengemudi Grab terlalu lama sampai atau tidak bergerak menuju lokasi jemput.

“Begitu pula jika mitra pengemudi Grab yang melakukan pembatalan perjalanan, penumpang tidak akan dikenai biaya,” jelasnya.

Lantas berapa biaya pembatalan perjalanan yang akan dikenakan ke penumpang saat uji coba tersebut?

Denda yang dikenakan berbeda antara jasa layanan menggunakan mobil (GrabCar) dan motor (GrabBike). Untuk GrabBike biaya pembatalan sebesar Rp 1.000 , sementara untuk GrabCar sebesar Rp. 3.000.

Biaya ini berlaku jika penumpang membatalkan lima menit setelah mendapatkan mitra pengemudi atau tidak muncul saat mitra pengemudi tiba.

“Biaya pembatalan akan dikurangi dari saldo OVO atau ditambahkan dalam tarif perjalanan berikutnya secara otomatis,” pungkasnya.

Mulai 17 Juni

Aplikator transportasi berbasis online Grab mulai 17 Juni 2019 memberlakukan denda bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan.

” Membatalkan perjalanan akan dikenai biaya per 17 Juni 2019. Itu untuk mengurangi terjadinya pembatalan,” sebut pengumuman Grab seperti dikutip dari Antara, Senin (17/6/2019).

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here