Beranda Berita Daerah Program S2 Pariwisata, BTP Jawab Tantangan Pengembangan Pariwisata Kepri

Program S2 Pariwisata, BTP Jawab Tantangan Pengembangan Pariwisata Kepri

160
0

DETIKEPRI.COM, BATAM – Mengingat perkembangan Provinsi Kepulauan Riau di bidang Kepariwisataan saat ini serta dalam rangka mengoptimalisasikan rencana strategis pembangunan kepariwisataan dan sinkronisasi dengan RPJMD dan RPJPD Kepariwisataan Kabupaten/Kota

di wilayah Provinsi Kepulauan Riau yang diselaraskan dengan peraturan perundangan dan kebijakan pusat maupun daerah lainnya untuk dilaksanakan seluruh stakeholder secara terpadu, sinergis, dan berkelanjutan

BACA JUGA :  3 Mahasiswa BTP Ikut Seleksi Nasional, di ajang National University Debating Championship

Prodi S2 Magister Terapan Pariwisata Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Politeknik Pariwisata Batam ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mempersiapkan SDM unggulan di bidang perencanaan dan pengembangan pariwisata yang akan sangat melibatkan sinergi pemerintah antara lain :

  • Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif sebagai leading sector optimalisasi pengembangan wisata budaya, agrowisata dan wisata bahari Kabupaten /Kota dan provinsi
  • Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian (Barenlitbang),
  • Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan terhadap RTRW Kawasan Pariwisata Kabupaten/Kota dan provinsi
  • Dinas Kelautan dan Perikanan untuk perencanaan & konsep wisata bahari/kemaritiman Kabupaten /Kota dan provinsi
  • Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah untuk peningkatan daya tarik usaha penunjang pariwisata seperti produk oleh-oleh, kuliner dll
  • Dinas Komunikasi Informatika sebagai marketing center promosi kepariwisataan Kabupaten /Kota dan provinsi
BACA JUGA :  3 Mahasiswa BTP Ikut Seleksi Nasional, di ajang National University Debating Championship

Suatu perencanaan dan pengembangan blue print dan road map pembangunan Kepariwisataan Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten/Kota

dapat disinergikan dengan pemerintah pusat melalui lintas Kementrian dan Instansi struktural serta sebagai alat koordinasi sinkronisasi pelaksanaan pembangunan di bidang pariwisata atau semua pihak [stakeholders] termasuk pihak swasta ( dunia industri ) .