Beranda Politik Ansar Ahmad Harapan Baru Kepulauan Riau

Ansar Ahmad Harapan Baru Kepulauan Riau

72

DETIKEPRI.COM, BINTAN – Seperti kita ketahui bersama bahwa tidak lama lagi, tepatnya 9 Desember 2020, masyarakat Kepulauan Riau akan memilih pemimpin baru. Dalam ajang kontestasi pesta demokrasi tersebut masyarakat disuguhkan tiga calon gubernur yang akan memimpin Kepulauan Riau sampai 2024 mendatang. Dari salah satu pasangan calon gubernur yang ikut dalam pemilihan tersebut adalah H. Ansar Ahmad SE MM. Anak jati Melayu yang lahir di Tanjungpinang pada 10 April 1964 ini namanya cukup popular dan diprediksi oleh banyak kalangan bakal meraup suara terbanyak pada pemilihan di 9 Desember nanti.

Ansar Ahmad yang mantan Bupati Bintan dua periode ini berpasangan dengan Hj. Marlin Agustina di Pilgub Kepri 2020. Pasangan yang menggunakan tagline perjuangan Ansar-Marlin Amanah Negeri (AMAN) ini diusung oleh Partai Golkar, Nasdem, PPP dan PAN serta didukung oleh PSI serta Perindo.

Sebagai calon gubernur, nama Ansar Ahmad memang dikenal luas di semua kalangan. Popularitas yang diraih berkat kepemimpinannya yang dinilai sukses membangun Kabupaten Bintan selama dua periode. Selama menjadi Bupati Bintan, hal yang tampak nyata dan dicatat prestasinya oleh masyarakat adalah pembangunan infrastuktur secara masif di semua wilayah di Kabupaten Bintan. Apakah ini bisa disebut prestasi yang luar biasa? Masyarakat menilainya begitu. Beberapa kemajuan yang dicapai sejak kepemimpinan Ansar Ahmad menunjukkan keseriusan dan kerja nyata dalam mengejar ketertinggalan. Bintan yang dulunya hanya sebuah kabupaten kampung berhasil disulap menjadi sebuah kabupaten yang megah dengan berbagai infrastruktur besar seperti jalan, jembatan, kawasan investasi baru dan tumbuhnya sentra-sentra ekonomi baru di beberapa wilayah di Bintan yang memang sebelumnya kurang diperhatikan secara serius.

Ketika awal-awal memimpin Bintan, Ansar Ahmad dihadapkan pada persoalan yang sulit. Kabupaten Bintan yang merupakan kabupaten induk harus mengalah setelah Kota Tanjungpinang resmi berdiri pada tahun 2004. Kabupaten Bintan untuk sementara memindahkan pusat pemerintahannya dari Tanjungpinang ke Kijang, Bintan Timur, karena Tanjungpinang sudah berdiri sendiri sebagai Kota yang fungsi dan kedudukannya sama seperti sang induk, Kabupaten Bintan.

Tinggalkan Balasan