Beranda Advertorial Mengenal Lebih Dekat Sosok Ansar Ahmad Dengan Teori Growthfull

Mengenal Lebih Dekat Sosok Ansar Ahmad Dengan Teori Growthfull

1230
0
H.Ansar Ahmad, SE,MM Calon Anggota Legislatif DPR-RI | Photo : Ist/net

DETIKEPRI.COM, TOKOH – Ansar Ahmad,SE,MM adalah seorang tokoh yang berasal dari Kabupaten Bintan dan sempat menjabat bupati Bintan selama 2 Periode berturut-turut, sepak ternjang cukup dikenal di Bintan, bahkan Anas Ahmad adalah sosok yang dekat dengan masyarakat Bintan.

Selama masa jabatannya Ansar Ahmad membuat beberapa gebrakan yang membuat Bintan dapat dikenal di tingkat Nasional dan Internasional, bahkan Bintan menerima beberapa penghargaan dari Internasional seperti Hongkong University, Pata Internasional yang pernah diraihnya.

Bahkan Ansar Ahmad berhasil mewujudkan sekolah gratis untuk masyarakat, yang mana daerah lain belum memiliki sekolah gratis, bahkan memberikan bantuan-bantuan apresiasi ke masyarakat seperti bantuan untuk masyarakat yang meninggal dunia, dan bantuan untuk imam masjid.

BACA JUGA :  Diskusi Dari Hati ke Hati dengan Ir. Mohammad Nabil, M.Si Anggota DPD RI

Hal inilah yang menjadikan Ansar Ahmad cukup dikenal di Bintan dan bahkan Kepri, terlebih lagi beliau menjadi sebagai Dewan Pimpinan Propinvsi untuk Partai Golkar.

Ansar Ahmad memiliki beberapa teori untuk dapat meningkatkan investasi yang dapat membantu perkembangan Bintan dari segi infrastruktur dan juga ekonomi, teori tersebut diberinama “Grouthfull”.

Ada Enam Grouthfull yang telah ditetapkan di Bintaan saat beliau menjabat sebagai Bupati, jika enam grouthfull itu dikelola dan ekploitasi secara maksimal dengan mendatangkan investasi, grouthfull tersebut seperti kawasan industri Lobam, Trikora, Lagoi, Kawasan Ekonomo Khusus, Kawasan FTZ Bintan Timur, dan CBD Ibu Kota 5000 Hektar.

BACA JUGA :  57 Caleg DPR-RI Bertarung Rebut 4 Kursi di Dapil Provinsi Kepulauan Riau

Bahkan Ansar Ahmad ingin gunakan pola pendekatan kawasan sepuya nilai ekonomisnya tetap tinggi, keinginannya Bintan memiliki kawasan-kawasan seperti Lippo Karawaci, Gading Serpong, Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk.

Jika ini dapat dikembangkan dan enam grouthfull ini simultan dan didorang berkembang terbangun tinggal mengurus petani, bagaimana cara meningkat hasil pertanian yang banyak, juga bisa meningkatkan hasil nelayan yang banyak untuk dapat mensupport kebutuhan di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Dr. Hj. Susilawati, S.Ag,M.Ed,  Srikandi Propinsi Kepri, Membangun Pendidikan Membangun Daerah

Sehingga alasan Ansar Ahmad perkembangan Bintan sedikit lambat diakibatkan karena membenahi infrastruktur terlebih dahulu, dimana waktu itu infrastruktur yang sangat mining.

Disatu sisi harus meningkatkan infrastruktur untuk meningkatkan investasi dan memancing ekonomi, sementara disis lain juga harus membangun infrastruktur sosial masyarakat di pulau-pulau dimanapun, agar menjaga jangan ada disparitas pembangunan di Bintan.

Tinggalkan Balasan