Beranda Syiar Islam Kontroversi Penolakan Rilis 200 Mubalig, Menteri Agama Enggan Menanggapi

Kontroversi Penolakan Rilis 200 Mubalig, Menteri Agama Enggan Menanggapi

830
0
BERBAGI
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin / foto : istimewa

DETIKEPRI.COM, JAKARTA — Meski jelas sudah tahu ada penolakan dari mubalig yang direkomendasikan itu sendiri, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin enggan menanggapinya.

Ia hanya menyampaikan permohonan maaf jika dalam penerbitan nama-nama tersebut ada pihak yang merasa keberatan dan dirugikan.

Tegasnya, tak ada niat sama sekali buat menarik kembali daftar tersebut.

“Sifat rilis itu adalah dalam rangka menjawab pemintaan masyarakat. Masa sesuatu yang mereka harapkan lalu kami cabut lagi? Kan tidak pada tempatnya,” kata Lukman di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (22/5) kemarin.

BACA JUGA :  Daftar Mubalig yang Menolak Direkomendasikan oleh Kemenag

Pemilihan 200 nama mubalig itu sendiri, kata Lukman, merupakan saran dan masukan yang sebelumnya dikumpulkan Kemenag dari Organisasi Kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah. Lembaga-lembaga pendidikan masjid juga turut andil dalam pengusulan nama-nama tersebut.

“Mereka [masyarakat] tak ingin ceramah keagamaan itu diisi dengan hal-hal yang justru bisa berpotensi menimbulkan keresahan di tengah umat. Itulah mengapa kemudian mereka meminta kepada kami,” ujarnya.

BACA JUGA :  Cara Aa Gym Nasihati TGB yang Dukung Jokowi 2 Periode

Penyusunan nama-nama mubalig itu dilakukan jelang bulan Ramadan oleh tim kecil yang dibentuk Kemenag. Tim ini juga yang memastikan kapasitas para mubalig berdasarkan tiga hal: kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik serta komitmen kebangsaan yang tinggi.

Dalam waktu dekat, MUI berencana memperbarui daftar nama-nama itu, juga berdasarkan usulan dari masyarakat dan ormas.

BACA JUGA :  Tausiah Puasa Ke-21 : Wajibnya I’tikaf Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

“MUI dalam waktu dekat akan mengundang ormas Islam untuk bersama yang lain, melengkapi, menyempurnakan, dan menambah apa yang sudah dirilis Kemenag,” ucapnya.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here